Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026

    Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

    14 Oktober 2026

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Senin, 19 Oktober 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Status WBTb Bukan Akhir Pelestarian Budaya Sumbar

    Status WBTb Bukan Akhir Pelestarian Budaya Sumbar

    Pengakuan nasional perlu dilanjutkan dengan regenerasi, dokumentasi, dan pemanfaatan budaya yang menguntungkan komunitas pemiliknya.
    Lisda Lisdiawati7 Agustus 2026 Daerah
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Status WBTb Bukan Akhir Pelestarian Budaya Sumbar
    Ilustrasi AI – Regenerasi budaya Minangkabau melalui pembelajaran tradisi kepada generasi muda menjadi kunci pelestarian Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Padang – Sebuah tradisi belum tentu aman hanya karena namanya masuk daftar warisan budaya. Pengakuan administratif justru membawa tanggung jawab baru agar praktik tersebut tetap hidup bersama masyarakat yang mewarisinya.

    Sumatera Barat memperoleh tambahan 15 Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2026. Total karya dari provinsi itu yang telah memperoleh pengakuan sejak 2013 mencapai 164, sementara puluhan usulan lain sedang disiapkan.

    Proses pengajuan sendiri membutuhkan dokumentasi, data pendukung, video, kajian akademis, koordinasi daerah, serta keterlibatan maestro penutur. Tahapan tersebut penting untuk memastikan pengetahuan budaya dicatat dengan baik.

    “Karya budaya tersebut harus tetap hidup di tengah masyarakat, diwariskan kepada generasi muda,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri di Padang (8/7/26).

    Regenerasi menjadi persoalan utama karena banyak tradisi membutuhkan latihan bertahun-tahun. Keterampilan menari, bertutur, membuat makanan tradisional, menjalankan ritus, atau menggunakan bahasa daerah tidak dapat diwariskan hanya melalui buku.

    Ruang praktik harus tetap tersedia. Sanggar, komunitas adat, keluarga, sekolah, dan kegiatan masyarakat menyediakan tempat di mana generasi muda melihat budaya sebagai bagian kehidupan, bukan sekadar pertunjukan pada hari tertentu.

    Dokumentasi digital dapat membantu, tetapi tidak menggantikan pengalaman langsung. Video mampu menyimpan gerak dan suara, sementara proses belajar bersama maestro menyampaikan konteks, etika, dan makna yang kerap tidak tertangkap kamera.

    Pengembangan ekonomi juga perlu dilakukan hati-hati. Budaya dapat mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi komunitas pemilik tradisi harus mendapatkan peran dan manfaat yang adil.

    Bila pertunjukan hanya disesuaikan untuk kebutuhan pasar tanpa memahami nilai asalnya, sebuah tradisi dapat tetap terlihat ramai tetapi kehilangan fungsi sosial yang membuatnya penting.

    Sekolah mempunyai posisi strategis untuk mempertemukan anak dengan kebudayaan lokal. Kunjungan, proyek dokumentasi, kelas bersama seniman, atau penggunaan bahasa daerah dapat membuat warisan lebih dekat dengan keseharian siswa.

    Pengakuan WBTb karena itu sebaiknya dipahami sebagai alat perlindungan dan pintu masuk pembinaan. Ukuran keberhasilannya bukan jumlah sertifikat, melainkan apakah lima atau sepuluh tahun mendatang masih ada generasi yang mampu menjalankan tradisi dengan pengetahuan yang utuh.

    Budaya Generasi Muda Pelestarian Budaya Sumatera Barat WBTb
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article15 Karya Budaya Sumbar Jadi Warisan Nasional
    Next Article Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

    Related Posts

    Daerah

    Firnadi Ikhsan Ungkap Alasan Rumah Advokasi PKS Kaltim Dibutuhkan Masyarakat

    10 Oktober 2026
    Daerah

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Mulai Beroperasi, Layanan Hukum Gratis Jadi Program Utama

    10 Oktober 2026
    Daerah

    HIPPI Kaltim dan Kerabat Kesultanan Kutai Bangun Jejaring Bisnis Lewat Pasakutuan Saudagar

    10 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026101

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202682
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026101

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202682
    Our Picks

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026

    Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

    14 Oktober 2026

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.