Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kloter Awal Haji 2026 Berangkat 22 April

    15 April 2026

    Ilusi Penting di Dunia Sibuk

    15 April 2026

    Afirmasi Positif, Kunci Pikiran Lebih Tenang

    15 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Rabu, 15 April 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Pemerintah Stop Wacana War Tiket, Fokus Haji 2026

    Pemerintah Stop Wacana War Tiket, Fokus Haji 2026

    Pemerintah memilih fokus pada kesiapan penyelenggaraan haji, usai polemik konsep “war tiket” menuai kritik luas.
    Siti Aisyah14 April 2026 Info Haji
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Pemerintah Stop Wacana War Tiket, Fokus Haji 2026
    Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Wacana “war tiket” haji yang sempat menggema layaknya riuh pasar digital akhirnya mereda. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memutuskan menghentikan sementara pembahasan konsep tersebut demi memprioritaskan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang kian dekat.

    Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/04/2026).

    Ia mengakui bahwa istilah “war tiket” merupakan gagasan awal dari dirinya yang kemudian memicu berbagai respons dari anggota DPR maupun masyarakat luas. Wacana tersebut sebelumnya digagas sebagai alternatif untuk mengatasi panjangnya antrean haji dengan sistem pendaftaran langsung berbasis kecepatan pelunasan biaya.

    “Saya akui memang war tiket ini wacana yang sedang kita bahas di Kementerian Haji. Dan kalau kita tanya siapa yang bertanggung jawab, saya lah orang pertama yang melontarkan istilah war tiket ini,” ujar Irfan.

    Pernyataan tersebut menegaskan tanggung jawab pribadi sekaligus sikap terbuka pemerintah terhadap kritik publik. Ia juga menambahkan bahwa jika gagasan tersebut dinilai terlalu dini, maka pembahasannya akan dihentikan sementara hingga fokus utama penyelenggaraan haji tahun berjalan dapat diselesaikan dengan optimal.

    “Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata,” jelasnya.

    Sebelumnya, konsep “war tiket” muncul sebagai upaya reformasi sistem antrean haji yang selama ini dikenal panjang, bahkan mencapai puluhan tahun di sejumlah daerah. Dalam skema tersebut, pemerintah akan membuka pendaftaran dalam periode tertentu setelah pengumuman biaya haji, lalu masyarakat yang siap secara finansial dan fisik dapat langsung membayar untuk mengamankan kuota keberangkatan.

    Namun, ide ini menuai kritik karena dinilai berpotensi menimbulkan ketimpangan akses. Sejumlah pihak khawatir sistem tersebut justru membuka peluang praktik percaloan serta mempersempit kesempatan bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

    Irfan sendiri mengakui bahwa gagasan tersebut masih membutuhkan kajian mendalam sebelum dapat diimplementasikan. Ia menilai diskursus tetap penting sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem, namun tidak boleh mengganggu fokus utama pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.

    Di sisi lain, DPR RI melalui Komisi VIII juga mendorong agar pemerintah lebih memprioritaskan pembenahan sistem yang sudah berjalan, termasuk peningkatan transparansi, efisiensi biaya, serta kualitas pelayanan jemaah.

    Dengan dihentikannya sementara wacana ini, pemerintah kini menegaskan komitmennya untuk memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia. Fokus diarahkan pada aspek teknis, kesiapan logistik, serta koordinasi lintas lembaga agar tidak terjadi kendala di lapangan.

    Langkah ini diharapkan mampu meredam polemik sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola haji nasional yang terus diperbaiki dari waktu ke waktu.

    DPR RI Haji 2026 Kemenhaj War Tiket Haji
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAmarah Rakyat dan Retaknya Hukum
    Next Article TikTok Tutup 780 Ribu Akun Anak, Komdigi Desak Platform Lain Ikut Tertib

    Related Posts

    Info Haji

    Kloter Awal Haji 2026 Berangkat 22 April

    15 April 2026
    Info Haji

    Arab Saudi Digitalisasi Izin Masuk Mekkah Haji 1447 H

    13 April 2026
    Info Haji

    Pemerintah Ratakan Antrean Haji, Skema War Ticket Tuai Pro dan Kontra

    12 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202627

    Amarah Rakyat dan Retaknya Hukum

    14 April 202610

    Kemendagri dan BPK Periksa Anggaran Rp25 M Fasilitas Rujab Gubernur-Wagub Kaltim

    14 April 20267
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202627

    Amarah Rakyat dan Retaknya Hukum

    14 April 202610

    Kemendagri dan BPK Periksa Anggaran Rp25 M Fasilitas Rujab Gubernur-Wagub Kaltim

    14 April 20267
    Our Picks

    Kloter Awal Haji 2026 Berangkat 22 April

    15 April 2026

    Ilusi Penting di Dunia Sibuk

    15 April 2026

    Afirmasi Positif, Kunci Pikiran Lebih Tenang

    15 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.