Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026

    Tips Jaga Berat Badan Tetap Ideal Usai Lebaran

    23 Mei 2026

    BPOM Alarm Bahaya Vape, Indonesia Darurat Perokok Muda

    22 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Kamis, 28 Mei 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    Kenaikan harga pangan dan transportasi dorong inflasi bulanan serta tahunan di Kota Tasikmalaya.
    Ahmad Mundzir1 April 2026 Ekonomi
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    inflasi tasikmalaya 044 persen
    Pesona tasikmalaya (pic .inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tasikmalaya – Ibarat bara kecil yang perlahan membesar, tekanan harga di Kota Tasikmalaya kembali terasa pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kota ini mengalami inflasi bulanan sebesar 0,44 persen, dengan lonjakan tahunan (year-on-year) mencapai 3,87 persen.

    Data resmi yang dirilis pada Selasa (1/4/2026) menunjukkan bahwa kenaikan tersebut ditandai dengan meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,70 pada Februari menjadi 111,19 pada Maret 2026. Inflasi ini terjadi akibat naiknya harga di sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama sektor makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,62 persen. Selain itu, sektor transportasi turut menyumbang inflasi sebesar 0,60 persen, diikuti kelompok informasi dan jasa keuangan sebesar 0,31 persen. 

    “Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran,” demikian keterangan resmi BPS Kota Tasikmalaya dalam laporan tersebut.

    Kenaikan harga komoditas pangan menjadi faktor dominan. Berdasarkan laporan pada halaman 5, komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras menjadi penyumbang utama inflasi bulanan. Sementara untuk inflasi tahunan, faktor seperti emas perhiasan, tarif listrik, dan kembali daging ayam ras menjadi pendorong signifikan.

    Meski demikian, tidak semua sektor mengalami kenaikan. Beberapa kelompok justru mencatat deflasi, seperti pakaian dan alas kaki yang turun 1,12 persen, serta sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami penurunan hingga 0,85 persen. Hal ini menunjukkan adanya dinamika harga yang tidak merata di berbagai sektor ekonomi masyarakat.

    “Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu pakaian dan alas kaki serta perawatan pribadi dan jasa lainnya,” lanjut laporan tersebut.

    Secara kumulatif, inflasi tahun kalender (Januari–Maret 2026) tercatat sebesar 1,37 persen. Angka ini menunjukkan tren kenaikan harga yang relatif terkendali, meskipun tetap perlu diwaspadai, terutama menjelang momen besar seperti Ramadan dan Idulfitri yang biasanya mendorong lonjakan permintaan.

    Grafik perbandingan pada halaman 12 juga memperlihatkan bahwa inflasi tahunan 2026 berada di atas tahun sebelumnya, menandakan adanya tekanan harga yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

    Dengan tren ini, pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah strategis, seperti pengendalian harga bahan pokok dan menjaga kelancaran distribusi. Inflasi yang terkendali menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

    BPS Tasikmalaya Ekonomi Daerah Harga Pangan IHK 2026 Inflasi Tasikmalaya
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePanen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan
    Next Article Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    Related Posts

    Ekonomi

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026
    Ekonomi

    PJPH Perluas Kerja Sama Halal dengan Lima Negara

    21 Mei 2026
    Ekonomi

    Indonesia-Rusia Perkuat Dagang dan Investasi

    15 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202638

    Yuliyani Handraeni, Ketekunan yang Menjadi Kekuatan

    21 April 202628

    Diresmikan: Kantor Bersama Biro, Diharapkan Media Bersinergi dan Jaga Kondusifitas

    8 September 202426
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202638

    Yuliyani Handraeni, Ketekunan yang Menjadi Kekuatan

    21 April 202628

    Diresmikan: Kantor Bersama Biro, Diharapkan Media Bersinergi dan Jaga Kondusifitas

    8 September 202426
    Our Picks

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026

    Tips Jaga Berat Badan Tetap Ideal Usai Lebaran

    23 Mei 2026

    BPOM Alarm Bahaya Vape, Indonesia Darurat Perokok Muda

    22 Mei 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.