Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prambanan Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia dan India

    9 Juli 2026

    D-8 Halal Expo 2026 Perkuat Langkah Indonesia Jadi Pusat Halal

    9 Juli 2026

    Indonesia-India Sepakati Restorasi Prambanan dan Diplomasi Budaya

    7 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Jumat, 10 Juli 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » IIE 2026 Perkuat Posisi Indonesia di Wisata Halal Dunia

    IIE 2026 Perkuat Posisi Indonesia di Wisata Halal Dunia

    International Islamic Expo 2026 menjadi ajang memperluas kolaborasi global dan memperkuat ekosistem pariwisata ramah Muslim Indonesia.
    Siti Aisyah29 Juni 2026 Ekonomi
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    IIE 2026 Perkuat Posisi Indonesia di Wisata Halal Dunia
    IIE 2026 Perkuat Posisi Indonesia di Wisata Halal Dunia. (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Persaingan memperebutkan pasar wisata Muslim global kian menghangat. Di tengah pertumbuhan industri halal dunia yang terus meningkat, Indonesia berupaya memperkuat posisinya melalui penyelenggaraan International Islamic Expo (IIE) 2026 sebagai wadah mempertemukan pelaku industri, investor, pemerintah, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem halal yang lebih terintegrasi.

    Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menjadikan International Islamic Expo (IIE) 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) sebagai langkah strategis untuk memperluas kerja sama internasional di sektor pariwisata ramah Muslim. Forum tersebut menghadirkan pelaku industri perjalanan, penyelenggara umrah dan haji, asosiasi, investor, buyer, hingga perwakilan pemerintah dari berbagai negara guna memperkuat jejaring ekonomi halal global.

    Tidak sekadar menjadi pameran, IIE 2026 diposisikan sebagai forum bisnis internasional yang menghubungkan berbagai sektor industri halal. Pemerintah melihat pertumbuhan wisatawan Muslim dunia sebagai peluang ekonomi yang harus direspons melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi produk, serta kolaborasi lintas negara.

    Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk bersaing di pasar tersebut. Kekayaan budaya, bentang alam, keberagaman kuliner halal, serta karakter masyarakat yang dikenal ramah menjadi keunggulan yang mendukung pengembangan destinasi wisata ramah Muslim.

    Posisi Indonesia juga semakin menguat setelah menempati peringkat kedua dunia dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026. Pengakuan internasional tersebut menunjukkan peningkatan daya saing Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim sekaligus memperbesar peluang menarik wisatawan dari kawasan Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Asia Tenggara.

    “Ini merupakan momentum untuk memperkuat kemitraan, bertukar gagasan, serta membuka peluang kolaborasi baru dalam pengembangan muslim-friendly tourism dan ekosistem halal global,” ujar Masruroh, Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, di Jakarta, Senin (29/6/26).

    Masruroh menegaskan capaian Indonesia pada GMTI 2026 merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pelaku industri, masyarakat, dan mitra internasional dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat inovasi dan memperluas kerja sama global agar Indonesia mampu bersaing di pasar wisata Muslim yang terus berkembang.

    Penyelenggaraan IIE juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang meluas. Selain membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis, forum tersebut diperkirakan mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, transportasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga industri kreatif yang menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata.

    Data penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan potensi ekonomi yang cukup besar. Pada IIE 2025 tercatat lebih dari 120 peserta pameran dari 15 negara, menghadirkan 3.877 buyer, dikunjungi sekitar 22.802 orang, serta menghasilkan nilai transaksi sekitar Rp105 miliar. Tahun ini pemerintah menargetkan capaian tersebut dapat terlampaui melalui peningkatan jumlah peserta maupun peluang bisnis yang tercipta.

    Dalam rangkaian pembukaan IIE 2026, Kementerian Pariwisata juga menegaskan bahwa pengembangan wisata ramah Muslim tidak hanya berorientasi pada layanan ibadah, tetapi juga mencakup penyediaan informasi makanan halal, fasilitas pendukung, akomodasi, hingga pengalaman wisata yang inklusif bagi wisatawan Muslim dari berbagai negara.

    Besarnya potensi pasar halal global menjadikan sektor ini semakin strategis bagi perekonomian nasional. Melalui forum internasional seperti IIE 2026, Indonesia berupaya memperkuat posisinya tidak hanya sebagai tujuan wisata Muslim, tetapi juga sebagai pusat kolaborasi industri halal yang menghubungkan investasi, perdagangan, dan pengembangan produk halal lintas kawasan.

    Ke depan, keberhasilan Indonesia tidak hanya akan ditentukan oleh jumlah wisatawan yang datang, melainkan juga oleh kemampuan membangun ekosistem halal yang berkualitas, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan daerah tujuan wisata di seluruh Indonesia.

    Ekosistem Halal International Islamic Expo 2026 Kementerian Pariwisata Pariwisata Halal Wisata Ramah Muslim
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLogo HUT ke-81 RI Ditetapkan, Karya Desainer Padang Terpilih
    Next Article Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional Jadi 150 Ribu Peserta

    Related Posts

    Global

    Prambanan Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia dan India

    9 Juli 2026
    Ekonomi

    D-8 Halal Expo 2026 Perkuat Langkah Indonesia Jadi Pusat Halal

    9 Juli 2026
    Ekonomi

    5.000 UMK Terima Sertifikat Halal, BPJPH Dorong Daya Saing

    30 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025302

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202669

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202646
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025302

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202669

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202646
    Our Picks

    Prambanan Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia dan India

    9 Juli 2026

    D-8 Halal Expo 2026 Perkuat Langkah Indonesia Jadi Pusat Halal

    9 Juli 2026

    Indonesia-India Sepakati Restorasi Prambanan dan Diplomasi Budaya

    7 Juli 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.