Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dua Gempa Besar Venezuela Tewaskan Ratusan Orang

    26 Juni 2026

    Menhaj: Transformasi Haji Harus Hadir dalam Layanan Jemaah

    26 Juni 2026

    Prasetyo Hadi Pimpin Satgas Mitigasi PHK Awasi Perusahaan

    26 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Jumat, 26 Juni 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Menbud Targetkan JAFF Market Jadi Pasar Film Bertaraf Dunia

    Menbud Targetkan JAFF Market Jadi Pasar Film Bertaraf Dunia

    Fadli Zon ingin JAFF Market berkembang menjadi pusat transaksi dan kolaborasi perfilman internasional dari Indonesia.
    Siti Aisyah26 Juni 2026 Nasional
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Menbud Targetkan JAFF Market Jadi Pasar Film Bertaraf Dunia
    Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Industri film tidak hanya tumbuh dari layar bioskop, tetapi juga dari ruang-ruang pertemuan yang mempertemukan ide, talenta, dan investasi. Pemerintah melihat Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market sebagai salah satu simpul penting yang dapat menghubungkan perfilman Indonesia dengan jaringan industri global.

    Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong JAFF Market 2026 berkembang menjadi pasar film bertaraf internasional yang mampu mempertemukan produser, sutradara, penulis skenario, investor, distributor, hingga kreator dari berbagai negara. Harapan tersebut disampaikannya dalam konferensi pers JAFF Market 2026 di Jakarta, Jumat (26/6/2026), menjelang penyelenggaraan JAFF Market yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 November 2026 di Yogyakarta.

    Menurut Fadli, Indonesia memerlukan sebuah pasar film yang memiliki fungsi serupa dengan Marche du Film di Festival Film Cannes. Melalui wadah tersebut, berbagai gagasan kreatif tidak berhenti pada tahap produksi, melainkan dapat berkembang menjadi kerja sama bisnis, pendanaan, distribusi, hingga produksi bersama lintas negara.

    “Saya harapkan nanti ke depannya JAFF Market itu semacam Marche du Film,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, pasar film merupakan bagian penting dari ekosistem perfilman yang sehat dan berkelanjutan. Kehadiran ruang bisnis seperti JAFF Market memungkinkan seluruh pemangku kepentingan bertemu dalam satu forum, mulai dari talenta muda, rumah produksi, penulis naskah, sutradara, distributor, hingga calon investor.

    Fadli mengaku telah mempelajari langsung sejumlah pasar film internasional, seperti Hong Kong Filmart dan Marche du Film di Cannes. Dari pengalaman tersebut, ia melihat bagaimana sebuah film market mampu menjadi motor lahirnya proyek-proyek baru sekaligus memperkuat posisi industri film suatu negara di tingkat global.

    “Ini menurut saya satu platform yang sangat bagus. Saya sangat mengapresiasi hadirnya JAFF Market ini karena menjadi bagian yang penting untuk sustainability,” kata Fadli.

    Pemerintah berharap penyelenggaraan JAFF Market tahun ini dapat menarik lebih banyak peserta dari luar negeri. Tidak hanya negara-negara ASEAN, tetapi juga pelaku industri film dari kawasan Asia hingga berbagai belahan dunia lainnya.

    Semakin besarnya partisipasi internasional dinilai akan membuka peluang kerja sama produksi bersama (co-production), investasi, distribusi film, hingga pertukaran teknologi dan sumber daya manusia. Kesempatan tersebut menjadi penting bagi sineas Indonesia untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing karya nasional.

    “Tentu kita harapkan semakin banyak peserta dari luar negeri,” ujar Fadli.

    Namun, menurutnya, meningkatnya minat pelaku industri internasional harus diimbangi dengan kualitas portofolio perfilman nasional. Indonesia perlu menghadirkan karya-karya yang mampu menjadi alasan kuat bagi investor maupun perusahaan film global untuk membangun kemitraan di Tanah Air.

    Komitmen pemerintah memperkuat industri film tidak berhenti pada penyelenggaraan festival. Kementerian Kebudayaan juga menyiapkan berbagai program untuk memperkuat ekosistem perfilman dari hulu hingga hilir, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas penulisan skenario, hingga dukungan terhadap tema-tema film yang masih memerlukan afirmasi.

    Fadli menilai film memiliki posisi strategis sebagai media yang memuat berbagai ekspresi budaya Indonesia. Di dalam sebuah karya film, publik dapat mengenal seni pertunjukan, musik tradisional, fesyen, kuliner, hingga destinasi wisata budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

    Gagasan menjadikan JAFF Market sebagai pasar film bertaraf internasional sebenarnya telah dibangun secara bertahap. Sejak penyelenggaraan JAFF Market sebelumnya, pemerintah telah menempatkan forum tersebut sebagai ruang bertemunya perusahaan film nasional dan internasional serta penghubung industri perfilman Indonesia dengan pasar Asia. Pada 2026, arah pengembangannya diperluas agar mampu menjadi etalase perfilman Indonesia di tingkat global dan menarik lebih banyak kolaborasi lintas negara.

    Bagi masyarakat, penguatan ekosistem perfilman tidak hanya berdampak pada bertambahnya jumlah film yang diproduksi. Industri yang semakin sehat juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru bagi penulis, aktor, kru produksi, animator, komposer musik, hingga pelaku usaha kreatif lain yang terlibat dalam rantai produksi film.

    Penyelenggaraan JAFF Market 2026 di Yogyakarta diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri kreatif di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi pemerintah, komunitas, asosiasi perfilman, dan pelaku industri dipandang menjadi fondasi agar film Indonesia tidak hanya berjaya di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di panggung internasional.

    “Yang kita harapkan bukan hanya di Indonesia, bukan hanya jago kandang, tapi kita ingin film Indonesia itu ditonton juga oleh masyarakat internasional,” tegas Fadli.

    Dorongan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan industri film bukan sekadar mengejar jumlah penonton, melainkan membangun ekosistem yang mampu melahirkan karya berdaya saing global. Ketika ruang kolaborasi, investasi, dan distribusi semakin terbuka, peluang budaya Indonesia dikenal dunia melalui layar lebar pun akan semakin besar.

    Fadli Zon Industri Film Indonesia JAFF Market 2026 Perfilman Nasional
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSertifikasi Halal SPPG Dipercepat, Mutu Program Gizi Diperkuat
    Next Article Rekrutmen BPKH 2026 Dibuka, Ini Sembilan Formasinya

    Related Posts

    Nasional

    Prasetyo Hadi Pimpin Satgas Mitigasi PHK Awasi Perusahaan

    26 Juni 2026
    Nasional

    Sertifikasi Halal SPPG Dipercepat, Mutu Program Gizi Diperkuat

    26 Juni 2026
    Nasional

    Partisipasi Publik Pilih Logo HUT RI Dinilai Perkuat Demokrasi

    25 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025144

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202662

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202640
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025144

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202662

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202640
    Our Picks

    Dua Gempa Besar Venezuela Tewaskan Ratusan Orang

    26 Juni 2026

    Menhaj: Transformasi Haji Harus Hadir dalam Layanan Jemaah

    26 Juni 2026

    Prasetyo Hadi Pimpin Satgas Mitigasi PHK Awasi Perusahaan

    26 Juni 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.