Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPJPH Raih Penghargaan Pengelolaan APBN dengan IKPA 99,53

    25 Juni 2026

    Transaksi Digital Buka Jalan Gim Lokal Tembus Pasar Global

    25 Juni 2026

    Menjelajahi Cita Rasa Khas Tasikmalaya yang Bikin Rindu

    25 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Kamis, 25 Juni 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Transaksi Digital Buka Jalan Gim Lokal Tembus Pasar Global

    Transaksi Digital Buka Jalan Gim Lokal Tembus Pasar Global

    Kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif dan Coda memperluas akses monetisasi serta pasar internasional bagi pengembang gim Indonesia.
    Siti Aisyah25 Juni 2026 Ekonomi
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Transaksi Digital Buka Jalan Gim Lokal Tembus Pasar Global
    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar. (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Industri gim Indonesia tidak lagi hanya berbicara soal kreativitas membuat permainan, tetapi juga bagaimana karya tersebut mampu menghasilkan nilai ekonomi di pasar internasional. Pemerintah menilai sistem transaksi digital menjadi salah satu kunci agar pengembang gim lokal dapat menembus pasar global tanpa harus membangun infrastruktur pembayaran di setiap negara tujuan.

    Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan platform monetisasi konten digital Coda di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

    Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri gim nasional melalui dukungan monetisasi, distribusi, serta perluasan akses pasar internasional bagi pengembang Indonesia.

    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan sistem pembayaran digital yang terintegrasi menjadi faktor penting bagi industri gim modern. Menurutnya, kualitas gim Indonesia sudah mampu bersaing, namun tantangan terbesar sering kali muncul pada proses komersialisasi dan penerimaan pembayaran dari berbagai negara.

    “Saya sangat mengapresiasi Coda yang membantu membukakan pintu karena ini adalah sistem plug-and-play, jadi permainan apa pun bisa masuk ke Coda, kemudian kita bisa akses ke pasar global,” kata Irene.

    Irene menjelaskan, melalui kerja sama tersebut pengembang gim nasional tidak perlu lagi membangun sistem pembayaran secara mandiri untuk setiap negara tujuan. Platform digital memungkinkan transaksi dilakukan lebih mudah sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan kualitas produk dan pengalaman bermain.

    Menurutnya, kemampuan menerima pembayaran dari pelanggan lintas negara menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri kreatif digital. Produk digital yang berhasil dipasarkan secara global juga berpotensi meningkatkan devisa serta memperbesar kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional.

    “Apapun yang kita jual secara digital dan secara global, yang paling penting adalah adaptasi bagaimana kita bisa menerima keuntungan dari pelanggan potensial kita. Ini akan sangat sulit jika kita sebagai bisnis atau pengembang gim harus masuk ke negara demi negara untuk melihat bagaimana pembayaran bisa berdampak,” ujar Irene.

    Kementerian Ekonomi Kreatif menilai kolaborasi dengan sektor swasta menjadi bagian dari strategi memperkuat industri gim nasional. Indonesia dinilai memiliki banyak talenta, baik sebagai atlet esports maupun pengembang gim, meski karya-karya kreatornya masih belum banyak dikenal masyarakat sendiri.

    Karena itu, pemerintah bersama asosiasi industri terus mendorong lahirnya lebih banyak gim lokal yang mampu menjawab selera pasar domestik sekaligus memiliki daya saing internasional. Pendampingan tidak hanya menyangkut aspek teknis pengembangan gim, tetapi juga strategi bisnis, monetisasi, dan pengambilan keputusan dalam membangun studio yang berkelanjutan.

    “Bersama sebagai negara, kita bisa lebih baik dalam mengalahkan seluruh dunia dengan permainan yang kita bangun karena saya percaya bahwa pengembang gim kita adalah top-notch,” kata Irene.

    Selain membangun ekosistem bisnis, Kementerian Ekonomi Kreatif juga memperluas promosi gim lokal kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan game corner di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 2 dan Terminal 3 serta kolaborasi dengan sejumlah hotel agar pengunjung dapat mencoba gim digital maupun board game karya anak bangsa.

    Upaya tersebut bertujuan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap industri kreatif nasional. Pengenalan sejak ruang-ruang publik diharapkan dapat memperkuat pasar domestik sebelum pengembang melakukan ekspansi lebih besar ke luar negeri.

    Sementara itu, CEO Coda Shane Happach menyebut Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting bagi perusahaan. Sekitar 20 persen pendapatan Coda berasal dari pelanggan Indonesia, sehingga perusahaan melihat peluang besar untuk memperkuat kerja sama dengan pengembang lokal.

    Ia mengatakan infrastruktur pembayaran dan komersialisasi yang dimiliki Coda dapat membantu memaksimalkan potensi gim Indonesia yang telah tersedia di berbagai platform global. Perusahaan juga menyiapkan kanal khusus bertajuk Local Favorites sebagai ruang promosi bagi konten asal Indonesia.

    “Kami telah membangun seksi untuk menemukan konten Indonesia yang bernama Local Favorites. Kami berharap untuk meningkatkan channel ini secara besar di masa depan yang termasuk sebagai bagian dari kolaborasi ini,” ujar Shane Happach.

    Kerja sama antara pemerintah dan Coda memperlihatkan bahwa daya saing industri gim tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kesiapan ekosistem digital yang mendukung distribusi dan monetisasi. Ketika hambatan pembayaran lintas negara dapat dipangkas, peluang pengembang Indonesia untuk memperoleh pengguna dan pendapatan global menjadi semakin terbuka.

    Bagi masyarakat, terutama generasi muda yang menekuni industri gim, kolaborasi ini menghadirkan peluang baru untuk membangun usaha berbasis kreativitas digital tanpa harus meninggalkan pasar dalam negeri. Jika ekosistem tersebut terus berkembang, industri gim berpotensi menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri gim dunia.

    Coda Ekonomi Kreatif Industri Gim Irene Umar Kementerian Ekonomi Kreatif
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMenjelajahi Cita Rasa Khas Tasikmalaya yang Bikin Rindu
    Next Article BPJPH Raih Penghargaan Pengelolaan APBN dengan IKPA 99,53

    Related Posts

    Ekonomi

    Program SEHATI Dorong Indonesia Naik ke Peringkat Dua Wisata Halal Dunia

    23 Juni 2026
    Tokoh

    Generasi Muda Cianjur, Pilar Menuju Daerah Maju

    29 Mei 2026
    Ekonomi

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025105

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202660

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202640
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 2025105

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202660

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202640
    Our Picks

    BPJPH Raih Penghargaan Pengelolaan APBN dengan IKPA 99,53

    25 Juni 2026

    Transaksi Digital Buka Jalan Gim Lokal Tembus Pasar Global

    25 Juni 2026

    Menjelajahi Cita Rasa Khas Tasikmalaya yang Bikin Rindu

    25 Juni 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.