Samarinda – Seperti benang yang dirajut ulang setelah terurai, suasana hangat menyelimuti kegiatan halal bihalal DPW PKS Kalimantan Timur yang berlangsung penuh keakraban. Momen pasca-Ramadan ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sekaligus memperkokoh barisan kader melalui semangat saling memaafkan.
Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (05/04/2026) di Graha Keadilan Sejahtera, Jalan M Yamin, Samarinda. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan partai, pengurus, staf DPW PKS Kaltim, kepala daerah, serta anggota legislatif dari fraksi PKS. Konsep sederhana yang diusung dalam kegiatan ini merupakan arahan langsung dari DPP PKS agar seluruh DPW di Indonesia mengedepankan kesederhanaan namun tetap sarat makna.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW PKS Kalimantan Timur yang juga Bupati Kutai Timur, Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si, menegaskan pentingnya memaknai politik secara lebih luas.
“Politik bukan hanya tentang kekuasaan. Akan tetapi jalan untuk meraih keberkahan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberkahan tersebut dapat diraih melalui pelayanan publik yang optimal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tetap menjunjung nilai-nilai integritas dan kebermanfaatan dalam menjalankan peran politiknya.
Selain itu, tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Harun Al Rasyid, S.H, Al Hafidz turut memberikan nuansa religius dalam acara tersebut. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan hasil ibadah selama bulan Ramadan.
“Indikator diterimanya amal Ramadan adalah meningkatnya ketakwaan, perubahan menjadi pribadi yang lebih baik, serta diraihnya ampunan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya momentum halal bihalal sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah melalui saling memaafkan. Menurutnya, sikap tersebut akan berdampak langsung pada kekuatan dan soliditas internal organisasi, termasuk dalam tubuh partai politik.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana konsolidasi strategis bagi PKS Kalimantan Timur dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Kehadiran para kepala daerah dan anggota legislatif dari PKS memperlihatkan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi antara struktur partai dan pemerintahan.
Di tengah dinamika politik nasional dan daerah, kegiatan seperti halal bihalal menjadi penting untuk menjaga stabilitas internal serta memperkuat komunikasi antar kader. Hal ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan perjuangan politik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam acara tersebut, DPW PKS Kalimantan Timur optimistis dapat terus melangkah solid dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. Momentum Syawal ini pun menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan politik yang lebih bermakna dan penuh keberkahan.

