Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026

    Tips Jaga Berat Badan Tetap Ideal Usai Lebaran

    23 Mei 2026

    BPOM Alarm Bahaya Vape, Indonesia Darurat Perokok Muda

    22 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Selasa, 26 Mei 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda ยป Sinergi Melawan Stunting Bersama Keuskupan Agung Samarinda

    Sinergi Melawan Stunting Bersama Keuskupan Agung Samarinda

    Permasalahan Stunting Tidak Hanya Menjadi Isu di Tingkat Provinsi, Tetapi Juga Bersifat Nasional
    Richard Mundzir17 Juni 2023 Kesehatan
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Keuskupan Agung Samarinda Bersinergi Memerangi Stunting Melalui Deklarasi dan Kolaborasi Program
    Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Keuskupan Agung Samarinda Bersinergi Memerangi Stunting Melalui Deklarasi dan Kolaborasi Program
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan respon positif terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Keuskupan Agung Samarinda untuk mengatasi masalah stunting.

    Hal ini diungkapkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Kaltim, Christianus Benny, saat menghadiri acara Deklarasi Dukungan Keuskupan Agung Samarinda dalam Percepatan Penurunan Stunting. Deklarasi digelar di Keuskupan Agung Samarinda (The Archdiocese Of Samarinda) Jalan D.I. Panjaitan No. 59, Sabtu (17/6/2023).

    Permasalahan Stunting Menjadi Isu di Tingkat Nasional

    Prolog: Dalam suatu kesempatan, Benny menyoroti masalah stunting sebagai isu yang tak hanya berdampak di tingkat provinsi, tetapi juga secara nasional. Angka stunting di Indonesia yang mencapai 21 persen dan Kalimantan Timur dengan angka 23 persen, menjadi fokus pembicaraan. Benny juga mengungkapkan target ambisius pemerintah provinsi untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024.

    “Dalam kesempatan tersebut, Benny mengungkapkan bahwa permasalahan stunting tidak hanya menjadi isu di tingkat provinsi, tetapi juga bersifat nasional. Rata-rata angka stunting di Indonesia mencapai 21 persen, sementara Kalimantan Timur masih memiliki angka 23 persen.”

    “Ini tidak jauh berbeda ya. Tahun 2024, target pemerintah provinsi adalah menurunkan angka stunting menjadi 14 persen,” ungkap Benny.

    Pentingnya Kerja Sama

    Benny juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemprov dan seluruh elemen masyarakat untuk menurunkan angka stunting di Kalimantan Timur. Ia mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Keuskupan Agung Samarinda dan berharap lembaga agama lainnya dapat mengikuti jejak yang sama.

    “Angka 14 persen butuh semua element bergerak. Kita berkolaborasi bergandengan tangan mengatasi Masalah ini,” ujarnya.

    Upaya Mengatasi Stunting

    Dalam upaya mengatasi stunting, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar 3,7 miliar rupiah pada APBD tahun 2024. Anggaran tersebut akan dikolaborasikan dengan puskesmas dan tenaga kesehatan di Kalimantan Timur. Benny menambahkan bahwa anggaran tersebut masih dapat ditambah tergantung dari usulan UPT (Unit Pelaksana Teknis).

    “Pemerintah juga tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga berbagai program lain yang dapat bermuara pada penurunan angka stunting,” terangnya.

    Mr. Yustinus Harjosusanto, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, mengungkapkan bahwa Deklarasi Dukungan ini telah direncanakan sejak lama. Acara tersebut menjadi wadah untuk mensosialisasikan program-program dalam upaya percepatan penurunan stunting. Uskup Harjosusanto juga berharap adanya kerja sama antara Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dan pemerintah dalam mengatasi stunting.

    Pentingnya Edukasi Kepada Ibu dan Calon Ibu

    Prolog: Uskup Harjosusanto mengungkapkan keinginan yang sudah lama untuk melaksanakan suatu program. Meskipun seharusnya dilaksanakan pada bulan Januari sebelumnya, baru pada hari ini rencana tersebut terwujud.

    Dalam konteks ini, ia menyoroti pentingnya edukasi kepada ibu dan calon ibu mengenai pemenuhan kebutuhan gizi serta edukasi sebelum perkawinan sebagai langkah awal dalam upaya penanggulangan stunting.

    “Sebenarnya sudah lama kami ingin laksanakan. Sebenarnya bulan Januari kemarin dan baru terlaksana hari ini,” kata Uskup Harjosusanto.

    Ia mengungkapkan pentingnya edukasi kepada ibu dan calon ibu, dalam memenuhi kebutuhan gizi, dan edukasi sebelum perkawinan sebagai langkah awal dalam mengatasi stunting.

    Membangun Sinergi Antar Program

    Deklarasi ini diharapkan dapat menjadi ajang sosialisasi program-program yang telah dan akan dilaksanakan terkait percepatan penurunan stunting. Selain itu, deklarasi ini juga bertujuan untuk membangun sinergi antara program Gereja Katolik Keuskupan Agung Samarinda dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.

    “Deklarasi ini juga diharapkan dapat menjadi Stimulan bagi Gereja Katolik Keuskupan lainnya di seluruh Indonesia serta bagi pemangku kepentingan di luar Gereja Katolik,” tandasnya.

    Benny Kauskupan Agung Samarinda Mr. Yustinus Harjosusanto Pemprov Kaltim
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePeringatan HLUN ke-27, Kemensos Bersama Muhammadiyah Kompak
    Next Article Era Baru Satelit Indonesia: Satria-1 Terbang dari Landasan SpaceX

    Related Posts

    Kesehatan

    Sering Capek Tanpa Sebab? Ini Pemicunya

    20 April 2026
    Kesehatan

    Fobia Unik yang Ternyata Ada di Kehidupan

    14 April 2026
    Kesehatan

    Kurang Minum, Dampaknya Lebih Serius dari Dugaan

    14 April 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202638

    Yuliyani Handraeni, Ketekunan yang Menjadi Kekuatan

    21 April 202628

    Diresmikan: Kantor Bersama Biro, Diharapkan Media Bersinergi dan Jaga Kondusifitas

    8 September 202426
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202638

    Yuliyani Handraeni, Ketekunan yang Menjadi Kekuatan

    21 April 202628

    Diresmikan: Kantor Bersama Biro, Diharapkan Media Bersinergi dan Jaga Kondusifitas

    8 September 202426
    Our Picks

    Menag Dorong RI Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

    25 Mei 2026

    Tips Jaga Berat Badan Tetap Ideal Usai Lebaran

    23 Mei 2026

    BPOM Alarm Bahaya Vape, Indonesia Darurat Perokok Muda

    22 Mei 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.