Ia merinci bahwa produksi padi pada Maret 2023 sebesar 60,67 ribu ton GKG, sedangkan perkiraan produksi padi pada Desember 2023 sebesar 0,81 ribu ton GKG.
“Hasil evaluasi ini tentu menjadi langkah strategis dalam berkolaborasi secara pentaheliks untuk menguatkan berbagai tata kelola dan jejaring. Semangat kolaborasi pentaheliks ini sejatinya memiliki akar kultural kuat di masyarakat Bulungan. Hal tersebut sering dikenal memiliki prinsip tenguyun (bekerja sama dan gotong royong untuk kepentingan masyarakat luas),” kata Niel.