Sangatta – Pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi kembali mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur dengan membawa visi besar bagi kemajuan daerah, yaitu “Kutim Hebat” yang nantinya akan berkembang menjadi “Kutim Emas.” Melalui visi ini, keduanya berharap dapat mendukung visi nasional Indonesia Emas 2045.
Dalam kampanye dialogis yang digelar di Jalan Pendidikan, Sangatta Utara, Sabtu (9/11/2024), pasangan yang dikenal dengan sebutan “ARMY” ini mendapatkan dukungan luas dari warga, termasuk Paguyuban Keluarga Pasundan (PKP) yang mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan tersebut. Deklarasi ini dipimpin oleh Ketua PKP, Dadang Suhendi, yang menyatakan bahwa kesederhanaan, visi yang jelas, dan sikap amanah dari Ardiansyah dan Mahyunadi adalah faktor utama yang menarik minat komunitasnya.
Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan kebanggaannya atas dukungan warga dan PKP. Ia menyoroti pencapaian program kerja mereka yang dianggap berhasil dan perlu dilanjutkan. “Army ini sudah berhasil melaksanakan program kerjanya, dan harus dilanjutkan agar tidak putus di tengah jalan,” ungkap Mahyunadi. Pernyataan tersebut menegaskan keyakinannya bahwa kesinambungan program adalah kunci untuk mencapai hasil yang maksimal.
Salah satu visi yang disorot pasangan ARMY adalah “Kutim Hebat.” Ardiansyah menjelaskan bahwa “Kutim Hebat” mencerminkan keinginan untuk membangun Kutai Timur yang handal, elaboratif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Konsep “HEBAT” tersebut diuraikan lebih lanjut sebagai:
- Handal: Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai bidang seperti pendidikan, pertanian, pariwisata, dan sektor-sektor lainnya. Peningkatan SDM ini diharapkan bisa memaksimalkan kontribusi masyarakat Kutai Timur terhadap pembangunan daerah.
- Elaboratif: Tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan dan minim dampak negatif terhadap lingkungan. Pasangan ini mengedepankan keseimbangan ekosistem demi keberlangsungan alam bagi generasi mendatang.
- Berdaya Saing: Kutai Timur akan didorong untuk menjadi kabupaten pintar (smart city) dengan memperluas akses teknologi informasi. Dengan demikian, komunikasi dan pengelolaan data mulai dari tingkat desa hingga kabupaten akan lebih efektif dan efisien.
- Berkelanjutan: Seluruh program pembangunan akan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan. Dengan strategi ini, visi dan misi untuk memajukan Kutai Timur bisa dijalankan secara konsisten hingga tercapainya “Kutim Hebat.”
Selain visi tersebut, pasangan ARMY membawa misi besar untuk menciptakan “Kutai Timur yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.” Misi mereka mencakup peningkatan dan pemerataan kualitas SDM, transformasi ekonomi berbasis kompetensi, dan pengelolaan pemerintahan yang tangguh serta berintegritas.
Strategi untuk mencapai misi tersebut dirancang dalam beberapa langkah konkret, di antaranya:
- Pembangunan SDM yang Sehat: Melalui program-program kesehatan fisik dan mental yang menyeluruh, pasangan ini berupaya menciptakan masyarakat Kutai Timur yang sehat jasmani dan rohani.
- Pengembangan Kompetensi Generasi Muda: Mengadakan program pelatihan dan pendidikan yang berfokus pada peningkatan keterampilan pemuda agar mereka siap bersaing di pasar kerja maupun dunia usaha.
- Mutu Pendidikan: Meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana-prasarana serta pemberdayaan tenaga pengajar yang kompeten.
- Infrastruktur Modern: Pembangunan dan perbaikan infrastruktur modern yang memadai, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terfasilitasi secara optimal.
Selain itu, pasangan ARMY juga merancang pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung sektor agrikultur, pengembangan kompetensi di bidang teknologi, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kemitraan antara sektor publik dan swasta. Dengan langkah-langkah ini, mereka berharap Kutai Timur bisa tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi dan mandiri.
Konsep “Kutim Hebat” yang diusung oleh Ardiansyah dan Mahyunadi ini akan menjadi fondasi menuju “Kutim Emas,” sebuah gambaran masa depan Kutai Timur yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dengan konsep ini, pasangan ARMY berharap Kutai Timur akan menjadi salah satu kabupaten terdepan dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan nasional.
Dalam pidato penutupnya, Ardiansyah menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan visi ini. Ia berharap semua elemen masyarakat dapat berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama. “Kutim Emas adalah bagian dari Indonesia Emas. Jika kita ingin daerah ini maju, kita harus berkomitmen bersama untuk mengembangkan potensi Kutai Timur dengan sebaik-baiknya,” tutur Ardiansyah.
Dengan dukungan yang semakin kuat dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk PKP, pasangan Ardiansyah-Mahyunadi semakin yakin akan potensi kemenangan mereka dalam pemilihan mendatang. Visi dan misi mereka tidak hanya menawarkan perbaikan dan keberlanjutan, tetapi juga mencakup upaya untuk menjadikan Kutai Timur sebagai pilar penting dalam kemajuan Indonesia.
Dukungan warga Kutai Timur yang disampaikan dalam kampanye dialogis ini menjadi tanda kuat bahwa masyarakat menginginkan keberlanjutan program-program yang telah berjalan serta inovasi baru yang membawa manfaat nyata bagi daerah. Dengan komitmen pasangan ARMY yang kuat, harapan akan masa depan Kutai Timur yang “Hebat” dan “Emas” semakin dekat untuk diwujudkan.

