SIDOARJO – Suasana meriah dan penuh antusiasme terasa di halaman SMA Al Islam Krian pada Kamis, 10 Oktober 2024, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan sosialisasi Pemilu 2024 dan Kirab Maskot Pilkada Serentak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, khususnya di kalangan generasi muda, yang akan berperan penting dalam menentukan masa depan demokrasi di Indonesia.
Acara dimulai dengan sambutan dari Mokhamad Yasin, Komisioner KPU Sidoarjo Divisi SDM, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat. Ia menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Al Islam atas fasilitas yang disediakan dan memohon maaf jika kegiatan ini mengganggu proses belajar-mengajar. Yasin mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para siswa dan seluruh jajaran pelaksana Pilkada. “Kirab Maskot ini menunjukkan kesiapan kita semua untuk melaksanakan Pilkada 2024 dengan semangat tinggi,” ujarnya.

Yasin juga mengingatkan para siswa tentang pentingnya menggunakan hak pilih pada Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024. “Tanggal 27 November 2024 nanti kita akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Ingat yel-yel Pilgub Jatim kita: ‘Senen Bareng’, dan untuk Pilbup Sidoarjo: ‘Suara Kita Masa Depan Sidoarjo!’,” katanya dengan semangat, memotivasi ratusan siswa yang hadir.
Sosialisasi ini bukan hanya sekadar acara formalitas, tetapi juga bagian dari upaya KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi. Pemilih pemula, terutama mereka yang berusia 17 hingga 27 tahun, memiliki peran signifikan dalam menentukan arah masa depan daerah mereka. “Kami berharap pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan ikut berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024,” tegas Yasin.
Kepala Sekolah SMA Al Islam Krian, Drs. Suharyono A.Z, M.Kom, turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi ini. Ia menekankan bahwa pihak sekolah siap mendukung suksesnya Pilkada serentak. “Kami mendukung penuh pelaksanaan Pilkada, dan kami telah menyediakan tempat serta fasilitas untuk kegiatan ini. Semoga partisipasi para siswa dapat membawa manfaat bagi kemajuan demokrasi di Sidoarjo,” ujarnya.
Sementara itu, Fenita, siswi kelas XII SMA Al Islam, mengungkapkan betapa pentingnya kesadaran untuk memilih dalam Pilkada. “Kami, sebagai pemilih pemula, harus berpartisipasi aktif untuk memilih pemimpin yang tepat, agar Sidoarjo bisa maju dan berkembang sesuai harapan kami,” katanya dengan semangat.
Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya menjadi ajang untuk mengenalkan teknis pemilihan, tetapi juga membangkitkan semangat demokrasi di kalangan pemuda. Dengan jumlah pemilih pemula yang signifikan di Sidoarjo, KPU berharap sosialisasi semacam ini bisa mendorong partisipasi aktif mereka pada hari pencoblosan nanti.

Data KPU Sidoarjo mencatat, jumlah pemilih tetap (DPT) untuk usia 17-27 tahun di Kabupaten Sidoarjo mencapai 341.024 orang, dengan 174.350 laki-laki dan 166.674 perempuan. Jumlah ini merupakan 23,05 persen dari total pemilih, menjadikan pemilih muda sebagai salah satu kelompok penting dalam menentukan hasil Pilkada mendatang.
Sosialisasi di SMA Al Islam Krian ini diharapkan menjadi salah satu langkah efektif untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan generasi muda. Selain itu, acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara KPU dan institusi pendidikan bisa menjadi katalis bagi kesuksesan Pemilu 2024, sekaligus memperkuat partisipasi pemilih pemula di Sidoarjo (ADV).

