Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Perlindungan Hukum Terhadap Pelapor Tindak Pidana Korupsi

    Perlindungan Hukum Terhadap Pelapor Tindak Pidana Korupsi

    Kejari Balikpapan bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK), antisipasi terhadap ancaman pelapor
    Siti Aisyah18 Januari 2024 Daerah
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Perlindungan Hukum
    Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menggelar jumpa pers untuk menyampaikan hasil kinerjanya di kantor Kejari Balikpapan (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Balikpapan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan, Slamet Riyanto, menegaskan perlindungan hukum bagi pelapor tindak pidana korupsi.

    “Ini sebagai langkah untuk melindungi pelapor jika mendapat intimidasi atau ancaman dari pihak terlapor,” katanya  saat  jumpa pers di Balikpapan, Selasa (16/1).

    Ia menjelaskan, perlindungan pelapor oleh Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28G ayat 1 berbunyi setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya.

    Lanjutnya serta berhak merasa aman, perlindungan dari ancaman, hak asasi pelapor dan saksi pelapor menjadi dasar hukum perlindungan tertinggi di Indonesia.

    Kejari Balikpapan Gencar Dorong Masyarakat untuk Melapor

    Kejari Balikpapan bekerjasama dengan lembaga terkait, yaitu Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK), sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman pelapor.

    Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban mengatur perlindungan saksi dan korban, pelaksanaanya oleh LPSK.

    “Makanya kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melapor, mengadu atau menyampaikan kepada kami jika ada menemukan indikasi pidana meskipun minim bukti,” pintanya.

    Kejari Balikpapan akan menelaah bukti ini dan mendalami kebenaran laporan tersebut. Kejari Balikpapan akan memastikan penindakan lanjutan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

    “Kami akan bersifat gentelmen dalam menangani kasus hukum, maka awasi kami juga untuk tindak lanjutnya,” katanya.

    Sejauh ini, Slamet mengaku laporan ataupun aduan terkait tindak pidana korupsi sangat minim.

    “Setiap ada laporan itu pasti akan kami tindak lanjuti, sebisa mungkin diproses secara hukum,” jelasnya.

    Bila sudah terjadi peristiwa pidana-nya maka akan sidang, untuk penuntutan yang kemudian dilanjutkan dengan eksekusi.

    Ungkap Kasus Pengadaan Plasma Nano Bubble

    Kendati demikian, Kejari tetap berhasil menguak sejumlah kasus korupsi yang terjadi di Balikpapan.

    Slamet menjelaskan Kejari Balikpapan menangani dua kasus penyelidikan, dua kasus penyidikan, dan empat kasus penuntutan hingga tahapan kasasi.

    Ia menyampaikan bahwa kasus yang paling mencolok adalah kasus korupsi pengadaan plasma nano bubble oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang kini berganti nama menjadi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).

    Dalam kasus tersebut, Kejari Balikpapan menetapkan empat orang tersangka, termasuk dua mantan pejabat yang menjabat pada tahun 2021. Yaitu eks Direktur Teknik berinisial AR dan eks Direktur Utama berinisial HDR.

    Menurutnya dari kasus  tersebut ada Rp4 miliar lebih dana di tititipkan ke Kejari Balikpapan dan sudah m ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) pada awal tahun 2024.

    “Untuk sementara perkembangan kasus tersebut baru sampai di sini, belum ada perkembangan adanya tambahan tersangka terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan plasma nano bubble,” ungkapnya.

    Tindaklanjuti Kasus Korupsi Pilkada 2019

    Kejari Balikpapan masih mendalami tindak pidana korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah di Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan tahun 2019.

    “Kami terus mengusut tuntas kasus ini yang diduga kerugian negara mencapai Rp2 miliar lebih,” tegas Slamet.

    Sudah ada tiga pihak yang masuk tahap penyelidikan antaranya adalah beberapa Komisioner, mantan pegawai, hingga pejabat keuangan KPU. “Dari hasil sementara terindikasi ada tindak pidana dalam pengelolaan keuangan,” jelasnya.

    Sedangkan soal dugaan tindak pidana, mereka berencana melakukan ekspose kasus secara internal. Jika terbukti ada peristiwa pidana, maka status kasus naik dari penyelidikan ke penyidikan.

    “Ini tujuannya adalah untuk mencari alat bukti dan menentukan siapa yang bertanggung jawab atas perbuatan pidana tersebut,” tutupnya .

    Kejari Balikpapan Perlindungan Hukum Slamet Riyanto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAnies dan Prabowo Bersalaman Lagi di Acara Antikorupsi
    Next Article Mahfud MD Sebut Izin Pertambangan Ternyata Sarang Mafia

    Related Posts

    Daerah

    Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

    26 Maret 2026
    Daerah

    GEMAH Kutim Bagikan Takjil di Simpang Padat Sangatta Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

    19 Maret 2026
    Daerah

    Kades Singa Gembara Apresiasi CSR PT KPC Bangun Jalan Desa

    13 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.