Sangatta – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi (Army) berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur melalui program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH). Program ini diusung sebagai salah satu upaya nyata pasangan tersebut dalam menyediakan hunian yang aman dan nyaman bagi warga berpenghasilan rendah serta warga yang terdampak bencana.
“Insya Allah, 1000 unit Rumah Layak Huni akan dibangun untuk keluarga berpenghasilan rendah dan relokasi warga terdampak longsor,” ungkap Ardiansyah Sulaiman dalam sebuah pernyataan bersama Mahyunadi. Mereka menyebut program ini sebagai bukti keseriusan dalam memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warga Kutai Timur.
Komitmen untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Program RLH ini merupakan bagian dari komitmen Ardiansyah dan Mahyunadi yang ingin memastikan semua warga yang memenuhi syarat dapat memperoleh tempat tinggal yang layak. Menurut mereka, permasalahan hunian menjadi prioritas utama, terutama bagi keluarga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan atau yang berada di area rawan bencana.
“Kami mengajak semua pihak untuk mendukung program ini, agar saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat merasakan manfaat dari pembangunan RLH ini,” tambah Ardiansyah.
Ardiansyah juga menjelaskan bahwa program ini sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi pemerintah daerah. Di bawah kepemimpinan Ardiansyah sebelumnya, program RLH telah berjalan dengan alokasi beberapa unit rumah untuk masyarakat Kutai Timur. Sebanyak 80 unit RLH terakhir telah berhasil direalisasikan sebagai salah satu langkah awal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Program RLH di Kutai Timur
Kabupaten Kutai Timur telah memiliki berbagai program untuk menyediakan Rumah Layak Huni bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini mencakup dua kategori utama, yaitu Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RRTLH) dan Program Pembangunan Rumah Layak Huni.
- Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RRTLH): Program ini memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang memenuhi syarat. Bantuan ini ditujukan khususnya kepada warga berpenghasilan rendah yang telah memiliki KTP, legalitas rumah pribadi, dan yang belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya.
- Program Pembangunan Rumah Layak Huni: Selain bantuan rehabilitasi, Pemkab Kutai Timur juga memiliki program pembangunan RLH untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang telah memiliki lahan dengan legalitas resmi. Program ini ditujukan kepada warga yang berada di wilayah Kutai Timur dan bertujuan untuk memberikan hunian yang aman, nyaman, dan sesuai dengan standar kesehatan dan keberlanjutan.
Kriteria Rumah Layak Huni dan Syarat Penerima Bantuan
Rumah Layak Huni yang dimaksudkan adalah rumah yang memenuhi standar-standar tertentu terkait kualitas dan kenyamanan. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah hunian layak huni antara lain mencakup aspek keamanan, kesehatan, keberlanjutan lingkungan, serta aksesibilitas yang memadai.
Adapun syarat utama bagi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan RLH meliputi:
- Status sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR): Bantuan ini dikhususkan untuk warga yang masuk dalam kategori berpenghasilan rendah.
- Kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Calon penerima harus memiliki rumah yang kondisi fisiknya sudah tidak layak huni, baik dari segi konstruksi maupun keamanan.
- Kepemilikan Lahan dengan Legalitas Resmi: Calon penerima juga harus memiliki lahan dengan legalitas resmi yang berada di wilayah Kutai Timur.
Program pembangunan RLH ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. “Rumah yang layak akan menjadi awal dari kesejahteraan hidup dan keamanan bagi warga. Kami berkomitmen untuk memperjuangkan hal tersebut jika terpilih nanti,” pungkas Ardiansyah.
Program Berkelanjutan Demi Kesejahteraan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di bawah kepemimpinan Ardiansyah Sulaiman sebelumnya juga telah melakukan berbagai upaya lain untuk kesejahteraan warga. Selain pembangunan RLH, program-program yang mendukung sektor kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar lainnya juga terus diupayakan agar masyarakat Kutai Timur merasakan dampak nyata dari kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah.
Salah satu warga Kutai Timur yang telah merasakan manfaat dari program RLH mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini. Rumah kami dulu hampir roboh, tapi dengan bantuan dari program RLH, sekarang kami merasa lebih aman dan nyaman,” ujar Suparmi, seorang penerima bantuan RLH.
Harapan untuk Masa Depan Kutai Timur
Program RLH yang digagas Ardiansyah dan Mahyunadi ini mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak. Masyarakat berharap agar program ini dapat terus berjalan dan semakin banyak warga yang mendapatkan bantuan. Apalagi, dengan komitmen untuk membangun 1000 unit RLH, harapan untuk mengatasi permasalahan hunian di Kutai Timur semakin terbuka lebar.
Selain itu, pasangan Ardiansyah dan Mahyunadi juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mensukseskan program ini, baik melalui partisipasi dalam kegiatan pembangunan maupun dengan memberikan dukungan moril bagi warga yang membutuhkan bantuan. “Bersama, kita bisa membantu sesama dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warga Kutai Timur,” ujar Mahyunadi.
Pasangan ini juga berencana mengembangkan berbagai program lain yang mendukung kesejahteraan warga secara menyeluruh, seperti pengembangan ekonomi lokal dan pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, Ardiansyah dan Mahyunadi yakin dapat menciptakan Kutai Timur yang lebih maju dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

