Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026

    Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

    14 Oktober 2026

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Senin, 19 Oktober 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » MPLS 2026 Ditegaskan Bebas Perpeloncoan

    MPLS 2026 Ditegaskan Bebas Perpeloncoan

    Kemendikdasmen meminta sekolah menghapus senioritas dan menjadikan MPLS sebagai awal lingkungan belajar yang aman.
    Lisda Lisdiawati13 Juli 2026 Pendidikan
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    MPLS 2026 Ditegaskan Bebas Perpeloncoan
    Ilustrasi AI Murid baru mengikuti MPLS Ramah dengan pendampingan guru dan kakak kelas dalam suasana aman tanpa perpeloncoan.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Malang – Tahun ajaran baru dimulai dengan pesan yang tegas: murid baru tidak seharusnya memasuki sekolah melalui rasa takut. Perpeloncoan dan senioritas kembali ditempatkan sebagai praktik yang tidak memiliki ruang dalam MPLS Ramah 2026.

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pemerintah menekankan lingkungan sekolah harus aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perpeloncoan.

    MPLS dipandang sebagai awal perjalanan belajar pada setiap jenjang. Karena itu, bentuk interaksi yang dialami murid pada hari pertama berpengaruh terhadap rasa percaya diri mereka ketika memasuki lingkungan baru.

    “Kami mengajak anak-anakku sekalian menjadikan momentum MPLS sebagai langkah awal menatap masa depan yang gemilang,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang (13/7/26).

    Perpeloncoan dalam berbagai bentuk kerap bersembunyi di balik istilah tradisi. Padahal, kegiatan orientasi semestinya membantu murid memahami lingkungan sekolah, bukan menguji kepatuhan melalui aktivitas yang merendahkan atau tidak relevan.

    Senioritas juga perlu dibedakan dari kepemimpinan siswa. Kakak kelas tetap dapat berperan sebagai pendamping, panitia, atau mentor, tetapi relasinya diarahkan pada bantuan dan keteladanan, bukan kekuasaan terhadap murid baru.

    Guru dan kepala sekolah menjadi pihak yang menentukan batas tersebut. Seluruh kegiatan harus memiliki pendampingan orang dewasa serta tujuan yang dapat dijelaskan kepada murid maupun orang tua.

    Lingkungan yang bebas perpeloncoan memiliki dampak lebih panjang daripada sekadar masa MPLS. Cara sekolah menangani hubungan senior-junior pada awal tahun dapat membentuk norma sosial yang kemudian berlaku di ruang kelas, organisasi siswa, dan kegiatan ekstrakurikuler.

    Bagi murid baru, rasa aman membuat proses adaptasi menjadi lebih sehat. Mereka dapat memusatkan perhatian pada mengenal teman, guru, fasilitas, dan pola belajar tanpa dibebani kekhawatiran akan hukuman atau perlakuan senior.

    Masyarakat juga memiliki peran mengawasi. Orang tua dan murid perlu mengetahui kanal pengaduan serta berani melaporkan kegiatan yang menyimpang tanpa khawatir dianggap tidak mampu mengikuti tradisi sekolah.

    MPLS hanya berlangsung beberapa hari, tetapi budaya yang dibangun dapat bertahan bertahun-tahun. Bila rasa hormat menggantikan rasa takut sejak hari pertama, sekolah memiliki dasar yang lebih baik untuk menumbuhkan keberanian belajar dan kebersamaan.

    MPLS Ramah Pendidikan Perpeloncoan Sekolah Aman Senioritas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMPLS Jadi Ruang Awal Menemukan Bakat Murid
    Next Article Sekolah Minim Murid Dipengaruhi Perubahan Demografi

    Related Posts

    Pendidikan

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026
    Pendidikan

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026
    Pendidikan

    Masterclass ARIL Buka Jalan Menuju Publikasi Jurnal

    8 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026101

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202682
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026101

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202682
    Our Picks

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026

    Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

    14 Oktober 2026

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.