Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Konflik Memanas antara MBS & MBZ di Timur Tengah

    Konflik Memanas antara MBS & MBZ di Timur Tengah

    Dalam pertemuan tertutup di Riyadh, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan telah menyatakan kekecewaannya terhadap Uni Emirat Arab (UEA).
    Siti Aisyah20 Juli 2023 Global
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    MBS
    Ilustrasi. Mohammed Bin Salman Dengan Mohammed Bin Zayed (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Hubungan dua negara Timur Tengah, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), sedang mengalami ketegangan. Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), menuduh sekutunya yang dipimpin oleh Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), telah melakukan pengkhianatan terhadap negerinya dengan menyerang dari belakang.

    Pada Desember 2022, MBS menyampaikan hal tersebut secara tertutup kepada wartawan lokal yang dikumpulkannya di Riyadh. Berita ini baru-baru ini diungkapkan oleh Wall Street Journal (WSJ) dalam laporan mereka pekan ini.

    Pertemuan Tertutup MBS dan UEA

    Dalam pertemuan tertutup di Riyadh, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan telah menyatakan kekecewaannya terhadap Uni Emirat Arab (UEA) yang dianggapnya telah “menikam dari belakang.” Hubungan sekutu negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini terlihat tegang, dan pernyataan MBS menimbulkan pertanyaan tentang masa depan hubungan dua negara tersebut.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sekutu negara selama puluhan tahun, UEA, menikam kita dari belakang,” kata MBS, menurut orang-orang yang hadir dalam pertemuan itu.

    “Mereka akan melihat apa yang bisa saya lakukan,” tambahnya.

    Keretakan dalam hubungan antara MBS yang berusia 37 tahun dan mantan mentornya, Presiden UEA (MBZ), memang telah dilaporkan terjadi. Hal ini diyakini terkait dengan persaingan geopolitik dan ekonomi di Timur Tengah serta pasar minyak global.

    Perselisihan MBS dan MBZ

    Laporan menyebutkan bahwa terjadi perselisihan antara kedua bangsawan tentang siapa yang memiliki keputusan di Timur Tengah, dengan peran Amerika Serikat (AS) semakin menurun. Sumber yang dekat dengan MBS dan MBZ menyatakan bahwa keduanya belum berbicara selama lebih dari enam bulan.

    Pejabat AS juga memantau situasi ini dengan cemas. Sumber dari pemerintahan Presiden Joe Biden mengungkapkan kekhawatiran bahwa persaingan di Teluk dapat menghambat pembentukan aliansi keamanan untuk melawan Iran, mengakhiri perang di Yaman, dan memperluas hubungan diplomatik Israel dengan negara-negara Muslim.

    “Ini adalah dua orang yang sangat ambisius yang ingin menjadi pemain kunci di wilayah ini dan menjadi pemain pilihan,” kata pejabat itu.

    “Pada tingkat tertentu mereka masih berkolaborasi. Sekarang, tampaknya tidak ada yang nyaman dengan yang lain berada di alas yang sama. Secara seimbang, tidak membantu bagi kami jika mereka saling serang,” tegasnya.

    Perselisihan dan Persaingan Timur Tengah

    Berdasarkan kutipan dari laman yang sama, perselisihan terlihat antara Arab Saudi dan UEA terkait masalah Yaman, yang menyebabkan kesulitan dalam upaya untuk mengakhiri konflik. Selain itu, Arab Saudi dan UEA memiliki kepentingan yang berbeda dalam hal harga minyak global di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

    Selain itu, terdapat persaingan dalam upaya MBS untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Arab Saudi pada minyak dengan mengajak perusahaan memindahkan kantor pusat regional mereka dari Dubai, UEA, ke Riyadh, Arab Saudi. Rencana MBS untuk mengembangkan pusat teknologi, menarik lebih banyak turis, dan menciptakan pusat logistik sebagai pesaing posisi UEA sebagai pusat perdagangan Timur Tengah juga menjadi sumber masalah.

    Persaingan dan Hubungan Tegang Timur Tengah

    MBS juga mengumumkan pembentukan maskapai penerbangan nasional kedua yang akan bersaing dengan Emirates di Dubai pada Maret. Persaingan juga tampak dalam dunia olahraga, di mana Arab Saudi membeli klub Newcastle pada tahun 2021, sedangkan UEA memiliki Manchester City.

    Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Arab Saudi dan UEA mengenai pemberitaan ini, perlu dicatat bahwa keduanya sering kali menyebut diri mereka sebagai sekutu terdekat, meskipun hubungan mereka terkadang tegang. Bahkan sebelum Abu Dhabi meraih kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1971, mereka telah memiliki hubungan yang erat.

    Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan Timur Tengah Uni Emirat Arab (UEA)
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSemangat Siswa Baru SMA Negeri 1 Taraju dalam Kegiatan MOPK
    Next Article Pembakaran Al-Qur’an: Irak Usir Dubes Swedia, Kedutaan Dibakar

    Related Posts

    Global

    PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

    20 Desember 2024
    Global

    Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

    17 Januari 2024
    Global

    FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

    15 Januari 2024
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.