Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Konflik di Israel Meningkat, Warga Gelar Hari Melawan Pemerintah

    Konflik di Israel Meningkat, Warga Gelar Hari Melawan Pemerintah

    Josh Drill, juru bicara gerakan protes, menyatakan bahwa tekanan terhadap pemerintah akan terus berlanjut
    Siti Aisyah22 Juli 2023 Global
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    israel
    Ilustrasi. Konflik di Israel Meningkat, Warga Gelar Hari Melawan Pemerintah (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Situasi di Israel semakin kacau dengan munculnya aksi protes di Tel Aviv. Penyebabnya adalah pemungutan suara parlemen terkait RUU Reformasi Peradilan yang diajukan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (18/07/2023).

    RUU tersebut dianggap merusak demokrasi dan membatasi kewenangan Mahkamah Agung. Demonstran menuntut perubahan atas RUU tersebut yang dianggap mengancam sistem keadilan negara.

    Protes Massal Menentang RUU Reformasi

    Berdasarkan laporan AFP, sejak pagi hari, massa telah berkumpul di pusat komersial kota pesisir Israel, Tel Aviv. Mereka menyerukan “hari perlawanan nasional” dan berencana untuk melakukan aksi unjuk rasa di berbagai lokasi, termasuk stasiun kereta api, alun-alun kota, dan bundaran di seluruh negeri.

    Massa ini melakukan protes sebagai tanggapan terhadap pemungutan suara RUU Reformasi Peradilan yang dianggap merusak demokrasi dan membatasi Mahkamah Agung negara tersebut.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Massa demonstran berkumpul di Tel Aviv, Israel, dengan membawa bendera negara dan meneriakkan slogan “demokrasi, demokrasi.” Mereka juga dilaporkan masuk ke gedung bursa saham di kota tersebut dan menyelenggarakan rapat umum di sana. Aksi protes ini menandai protes massal terhadap RUU Reformasi Peradilan yang dianggap merusak demokrasi dan mengurangi kewenangan Mahkamah Agung.

    Protes untuk Keadilan dan Demokrasi

    Demonstran menuntut perubahan atas RUU tersebut untuk memastikan keberlanjutan sistem keadilan yang adil dan demokratis di negara mereka.

    “Menghadapi pemerintah yang … terburu-buru membongkar demokrasi, hanya kita, warga negara, yang dapat menghentikan rangkaian kediktatoran,” kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan.

    Perlawanan Damai untuk Demokrasi

    Josh Drill, juru bicara gerakan protes, menyatakan bahwa tekanan terhadap pemerintah akan terus berlanjut. Massa akan terus melakukan tindakan pembangkangan sipil, namun tanpa kekerasan. Mereka bertekad untuk melanjutkan aksi protes secara damai sebagai bentuk perlawanan terhadap RUU Reformasi Peradilan yang dianggap merusak demokrasi dan membatasi kewenangan Mahkamah Agung.

    “Kami akan terus memprotes di jalan-jalan sampai perombakan yudisial dibatalkan sepenuhnya,” katanya.

    Proposal reformasi peradilan pemerintah telah memicu perpecahan di Israel dan memicu gerakan protes terbesar sejak diresmikan pada Januari. Demonstrasi mingguan menarik puluhan ribu pengunjuk rasa yang ingin mencegah pemerintahan otoriter.

    Polemik RUU Reformasi Peradilan Israel

    Pada bulan Maret, pemogokan umum berhasil menghentikan perombakan hukum yang kontroversial, tetapi pemerintah kembali melancarkan serangan politik baru untuk meloloskan reformasi tersebut di parlemen. RUU yang akan membatasi klausul “kewajaran” dalam peradilan menjadi sorotan parlemen setelah disetujui dalam pembacaan pertama minggu lalu.

    Jika disetujui dalam pembacaan kedua dan ketiga sebelum reses musim panas parlemen, klausul kunci dari paket reformasi ini akan menjadi undang-undang. Reformasi tersebut termasuk memberikan suara yang lebih besar kepada politisi dalam penunjukan hakim.

    Pemerintah, yang dipimpin oleh Yahudi ultra-Ortodoks Netanyahu dan sekutu ekstrem kanan, berpendapat bahwa perubahan ini diperlukan untuk mengembalikan keseimbangan kekuasaan antara pejabat terpilih dan peradilan.

    Benjamin Netanyahu Israel Tel Aviv
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKrisis Etnis & Pelecehan Seksual di India, Rumah Pelaku Dibakar
    Next Article Update Rutin Data Miskin: Permintaan DPRD Samarinda

    Related Posts

    Global

    PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

    20 Desember 2024
    Global

    Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

    17 Januari 2024
    Global

    FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

    15 Januari 2024
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.