Harbin, China — SMAN 1 Loa Kulu, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Dr. Yessi Herlina, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan menjalin kerja sama internasional di bidang pendidikan dan teknologi. Langkah strategis yang diambil sekolah ini adalah berkolaborasi dengan 25 perguruan tinggi ternama di China.
Kerja sama ini bertujuan memberikan peluang lebih luas kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan di tingkat universitas melalui program beasiswa. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan siswa dalam bidang teknologi, bahasa, dan keterampilan global yang dibutuhkan dalam dunia kerja modern.
Dalam acara penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Harbin, China, pada Kamis (9/1/2024), Kepala SMAN 1 Loa Kulu, Dr. Yessi Herlina, menegaskan pentingnya inisiatif ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap cita-cita siswa mengenyam pendidikan berkualitas di tingkat internasional.
“Seperti pepatah mengatakan, ‘Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China.’ Kami ingin mewujudkan hal tersebut dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Kerja sama ini menjadi pintu gerbang bagi mereka untuk bersaing di era globalisasi,” ujar Dr. Yessi.
Mencetak Generasi Berkompetensi Global
Dr. Yessi menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar SMAN 1 Loa Kulu untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompeten di tingkat internasional. “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa lulusan kami siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang relevan dan daya saing yang tinggi,” tambahnya.
Kerja sama ini juga difasilitasi oleh SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre). Deputy Director for Administration SEAMOLEC, Dr. Yaya Sutarya, memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan China di bidang pendidikan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan kesempatan beasiswa, tetapi juga mempererat hubungan bilateral di bidang pendidikan antara kedua negara. Ini adalah langkah progresif untuk memperluas akses pendidikan global bagi peserta didik Indonesia,” ujar Dr. Yaya.
Sekolah Pionir di Kutai Kartanegara
Dengan kolaborasi internasional ini, SMAN 1 Loa Kulu telah membuktikan dirinya sebagai sekolah unggulan di Kutai Kartanegara. Sekolah ini tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan aktif dalam mencetak generasi emas Indonesia yang siap bersaing di kancah global.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya di Indonesia untuk terus berinovasi dan membuka peluang bagi siswa agar dapat mencapai potensi maksimal mereka.

