Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Kelebihan Kuota Pendaftaran KPPS dan Belum Terpenuhi, Begini Penjelasan KPU Sidoarjo

    Kelebihan Kuota Pendaftaran KPPS dan Belum Terpenuhi, Begini Penjelasan KPU Sidoarjo

    Richard Mundzir28 September 2024 Politik
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Kantor KPU Sidoarjo
    Gedung KPU Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (28/9/2024)(Foto: Dian/Etara.id).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SIDOARJO — Menjelang Pilkada 2024, suasana di Kabupaten Sidoarjo semakin memanas. Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, Subandi – Mimik Idayana dengan jargon “BAIK” dan Achmad Amir Aslichin – Edi Widodo dengan slogan “SAE”, tengah bersiap memasuki tahap kampanye. Namun, di balik semaraknya politik, tersimpan berbagai tantangan yang harus dihadapi.

    Pada Sabtu (28/9/2024), pantauan di lapangan mengungkapkan sejumlah permasalahan yang dapat mempengaruhi kelancaran proses pemilihan. Salah satu isu yang mencuat adalah kelebihan kuota pendaftaran KPPS (Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara) di Kecamatan Krembung, yang melibatkan empat desa. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Ini bisa jadi masalah besar jika tidak segera ditangani.”

    Tak hanya itu, kendala lain muncul terkait pengurusan surat keterangan sehat dari puskesmas. Masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan surat ini, yang seharusnya gratis, karena puskesmas setempat tidak dapat menerbitkannya. Padahal, hari ini merupakan penutupan pendaftaran untuk anggota KPPS, yang membutuhkan total 2733 petugas di setiap TPS.

    Menanggapi isu-isu tersebut, Komisioner KPU Sidoarjo, Mokhamad Yasin, mengkonfirmasi bahwa memang ada masalah overload di Kecamatan Krembung. “Sampai hari ini, saya konfirmasi belum ada yang mengirimkan laporan,” jelas Yasin. Ia juga menambahkan bahwa ada kekurangan di Desa Seruni, Kecamatan Gedangan, tetapi dia optimis masalah tersebut akan segera teratasi.

    “Karena Gedangan hampir semi-kota, banyak penduduknya yang sibuk bekerja di pabrik, jadi sedikit sulit untuk mengumpulkan data,” ungkap Yasin. Meski begitu, ia mengklaim semua persiapan untuk pemilihan sudah hampir siap.

    Satu isu penting lainnya adalah masalah surat sehat. Menanggapi hal ini, Yasin menegaskan, “Saya sudah konfirmasi di lapangan, tidak ada kendala. Puskesmas sudah mampu menerbitkan, bahkan kuota yang diberikan ditambah.”

    Meskipun tantangan masih mengemuka, semangat masyarakat dan calon pemimpin Sidoarjo untuk menyongsong Pilkada tetap tinggi. Dengan harapan, pilkada kali ini akan berlangsung lebih baik dan berintegritas, menjadikan Sidoarjo sebagai contoh bagi daerah lain.

    Dengan kata-kata “BAIK” dan “SAE”, kedua pasangan calon bersaing tidak hanya dalam kampanye, tetapi juga dalam menjawab berbagai isu dan tantangan yang ada. Seiring dengan itu, masyarakat Sidoarjo pun berharap agar setiap suara mereka didengar dan dihargai dalam proses demokrasi ini.

    Kabar Sidoarjo KPU Sidoarjo
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKolaborasi PT Pamapersada Nusantara dan PT KPC dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ibu dan Anak di Bengalon
    Next Article Pesawat Nomad Hibah TNI AL, Jadi Ikon Baru Tempat Rekreasi Murah Masyarakat Tuban

    Related Posts

    Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Politik

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 2026
    Politik

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.