Sidoarjo – Pjs Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori bersama jajaran Forkopimda Sidoarjo mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto dalam acara peluncuran Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional. Acara ini berlangsung di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jawa Timur. Kehadiran kedua pejabat tinggi ini turut didampingi oleh sejumlah tokoh penting, seperti Irwasum Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Imam Sugianto, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen. Rudy Saladin.
Peluncuran Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu misi penting Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Acara dimulai dengan paparan dari Ketua Pelaksana Gugus Tugas Polri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, yang menjelaskan berbagai langkah yang akan diambil untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia, khususnya melalui kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Usai paparan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Irjen. Pol. Dedi Prasetyo bersama-sama menekan tombol yang menandakan dimulainya peluncuran Gugus Tugas Polri. Kehadiran mereka di Sidoarjo menandakan komitmen kuat kedua institusi tersebut dalam mendukung upaya swasembada pangan melalui program-program terarah yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Optimisme Pjs Bupati Sidoarjo
Pjs Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Anshori dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran Gugus Tugas ini. Menurutnya, dengan dukungan Polri melalui program ketahanan pangan, diharapkan produksi pangan masyarakat akan meningkat, sekaligus mendorong kemandirian dan inovasi sektor pertanian. “Kami optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak signifikan pada perekonomian lokal, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Isa Anshori menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta kelompok tani dalam membangun kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan. Ia berharap peluncuran ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo dan Indonesia pada umumnya.
Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa peluncuran Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang bertujuan mewujudkan swasembada pangan. Program-program unggulan yang dijalankan oleh Gugus Tugas Polri antara lain mencakup Program Pekarangan Lahan Bergizi, yang mengedepankan peran Bhabinkamtibmas dalam mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah mereka menjadi lahan produktif.
“Dengan adanya program ini, saat ini sudah ada 7.471 pekarangan yang siap dialihfungsikan menjadi lahan produktif di seluruh wilayah Polda,” ungkap Kapolri. Selain itu, Gugus Tugas Polri juga bekerja sama dengan kelompok tani dan sukarelawan dalam memanfaatkan lahan tidur yang selama ini tidak produktif. Hingga saat ini, terdapat 13.217 hektar lahan tidur yang siap digunakan untuk kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan di seluruh Indonesia.
Program di Jawa Timur dan Sidoarjo
Di Jawa Timur, Polda Jatim telah menyiapkan 274 lokasi untuk memanfaatkan lahan tidur seluas ribuan hektar, yang akan digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan seperti jagung, tomat, cabai, kacang tanah, labu, dan ubi. Program ini melibatkan personel Polri yang bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Untuk Kabupaten Sidoarjo sendiri, Polresta Sidoarjo bersama TNI, perangkat desa, kelompok tani, dan penyuluh pertanian telah menyiapkan lahan seluas 37 hektar yang akan dikelola untuk menanam jagung. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur dan mendorong masyarakat setempat untuk lebih aktif dalam kegiatan pertanian.
Sebagai simbol dimulainya pemanfaatan lahan tidur, Kapolri bersama Panglima TNI secara simbolis menanam benih jagung di lahan yang telah disiapkan. Tak hanya itu, dalam acara ini juga dilakukan pemberian bantuan kepada para petani setempat berupa 2 unit traktor, 4 mesin tanam jagung, 4 mesin pompa air, 2 ton pupuk urea, 2 ton pupuk NPK, 150 kg benih jagung, dan 200 paket sembako.
Sinergi untuk Indonesia Emas
Kapolri menegaskan bahwa Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mencapai Indonesia Emas yang diharapkan oleh Presiden RI. Program-program yang digagas ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian pangan, yang tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung ketahanan nasional secara keseluruhan.
Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ketahanan pangan untuk terus bersinergi dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Dukungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi sektor pertanian dan perekonomian lokal di seluruh Indonesia.
