Sangatta – Calon Bupati Kutai Timur (Kutim) Pilkada Kutim 2024, Ardiansyah Sulaiman, mengimbau tim sukses dan relawan agar tetap siaga dan fokus mengawal proses penghitungan suara berjenjang yang dilakukan KPU Kutim. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai di kediamannya di Jalan Sulawesi, Kamis (28/11/2024).
Berdasarkan hasil real count internal dari formulir C1 KWK yang dikumpulkan oleh tim, pasangan Ardiansyah Sulaiman-Mahyunadi (ARMY) berhasil memperoleh 53,99 persen suara, unggul dari pasangan Kasmidi Bulang-H. Kinsu (KB-Kinsu) yang meraih 46,01 persen suara. Data tersebut mencakup hasil suara dari seluruh TPS, dengan progres data masuk hingga 100 persen.
Waspada dan Kawal Proses Berjenjang
Ardiansyah meminta partai pengusung, pendukung, simpatisan, dan relawan untuk tetap mengawal hasil suara mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS), kecamatan, hingga kabupaten. Ia menegaskan pentingnya menjaga setiap suara masyarakat agar tidak hilang atau terjadi manipulasi selama proses rekapitulasi.
“Saya meminta kepada masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti tahapan rekapitulasi berjenjang yang akan dilakukan, mulai dari pleno di tingkat kecamatan hingga kabupaten berakhir,” ujar Ardiansyah.
Ia mengingatkan bahwa setiap suara memiliki nilai yang berharga dan harus dipastikan keabsahannya. “Satu suara yang diberikan masyarakat adalah amanah. Kami bersama tim akan berjuang untuk memastikan suara tersebut tetap utuh hingga tahap akhir,” tegasnya.
Peran Penting Formulir C1 Plano
Hasil real count yang diperoleh tim ARMY bersumber dari formulir C1 Plano, yang menjadi dokumen penting dalam penghitungan suara. Berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2014, formulir C1 adalah sertifikat resmi yang mencatat rincian perolehan suara di setiap TPS.
“Formulir C1 Plano adalah bukti autentik hasil pemungutan suara. Pengawalan terhadap dokumen ini harus dilakukan dengan cermat oleh para saksi dan relawan,” jelas Ardiansyah.
Ia juga meminta masyarakat dan relawan untuk tetap siaga, khususnya dalam memastikan tidak ada data yang berubah selama proses penghitungan berjenjang.
Pasangan KB-Kinsu Ucapkan Selamat kepada ARMY
Di sisi lain, pasangan calon nomor urut 1, Kasmidi Bulang dan H. Kinsu (KB-Kinsu), menunjukkan sikap sportif dengan mengucapkan selamat kepada pasangan ARMY atas hasil sementara. Dalam pernyataan resminya, Kasmidi menyampaikan apresiasi terhadap keunggulan yang diraih oleh pasangan nomor urut 2 berdasarkan hasil quick count.
“Kami, KB-Kinsu, mengucapkan selamat kepada pasangan Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi atas keunggulan sementara yang mereka raih. Ini adalah bagian dari proses demokrasi yang harus kita hormati bersama,” ujar Kasmidi, Kamis (28/11/2024).
Sementara itu, Kinsu juga mengingatkan bahwa keputusan resmi tetap berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu. “Kami menghormati hasil quick count, tetapi mari kita tunggu keputusan final dari KPU. Kepada seluruh pendukung, tetaplah tenang dan jaga persatuan,” imbuhnya.
Penghargaan untuk Relawan dan Pendukung
KB-Kinsu turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim kampanye, partai pengusung, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses Pilkada. Mereka menegaskan bahwa perjalanan ini adalah pengalaman berharga dalam demokrasi.
“Kami berterima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Meskipun hasilnya belum final, kami bangga telah menjadi bagian dari sejarah demokrasi di Kutai Timur,” ungkap Kasmidi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melupakan perbedaan politik dan bersatu dalam mendukung pembangunan daerah. “Setelah Pilkada selesai, mari kita bergandengan tangan untuk Kutai Timur yang lebih baik,” tambahnya.
Tahapan Selanjutnya: Menunggu Keputusan Resmi KPU
Proses rekapitulasi suara Pilkada Kutim 2024 akan dilanjutkan secara berjenjang, mulai dari pleno di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Hasil akhir baru akan diumumkan secara resmi oleh KPU setelah seluruh tahapan selesai.
Ardiansyah menyatakan bahwa timnya akan terus memantau setiap tahap proses dengan cermat. “Kami percaya pada integritas KPU dalam menjalankan tugasnya. Namun, kami juga tetap mengawal proses ini demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Kemenangan sementara pasangan ARMY, menurut Ardiansyah, adalah hasil kerja keras tim dan dukungan besar dari masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif selama proses pemilu berlangsung.

