SAMARINDA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Timur menggelar aksi pembagian 500 bendera merah putih kepada masyarakat di Taman Samarendah, Samarinda, Sabtu pagi (16/8).
Ketua DPD Gerindra Kaltim yang juga Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut pembagian bendera bukan sekadar simbol perayaan, tetapi juga bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil penjual bendera serta dorongan untuk membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat.
“Bagi-bagi bendera ini sebagai bentuk memperingati 17 Agustus supaya masyarakat ikut memeriahkan hari kemerdekaan. Kita juga ingin menggerakkan UMKM penjual bendera di Kaltim agar mereka ikut berbahagia dalam momentum kemerdekaan,” ujar Seno Aji.
Menurutnya, seluruh DPC Gerindra di 10 kabupaten/kota juga akan melakukan kegiatan serupa agar semangat merah putih berkibar merata di Kaltim.
Seno Aji menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.
“Pesan kami, isilah kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. Anak muda adalah penerus bangsa, karena itu mereka harus aktif dalam mengisi kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Ia menegaskan, kemerdekaan tidak cukup diperingati dengan simbolik, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua DPC Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur atas kemerdekaan yang diperjuangkan para pendahulu.
“Orang tua kita dulu berjuang dengan bambu runcing dan darah. Kita sekarang mengisi dengan hal positif, salah satunya membagikan bendera merah putih,” katanya.
Helmi menyebut Gerindra konsisten menggelar kegiatan berbeda tiap tahun. Tahun lalu berbagi dengan anak yatim, sebelumnya apel akbar, dan tahun ini berbagi bendera merah putih.
Selain itu, DPRD Samarinda juga menyiapkan berbagai agenda dalam rangkaian HUT RI ke-80, antara lain jalan santai pada 18 Agustus, syukuran bersama, serta puncak peringatan 17 Agustus di GOR Segiri, di mana Helmi ditugaskan membacakan teks proklamasi.
Helmi juga mengingatkan pentingnya peran Samarinda dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.
“Samarinda ini kan penyangga IKN. Jadi kita harus berbenah, baik infrastrukturnya maupun warganya yang harus lebih ramah. Saat tamu datang ke IKN, pasti banyak juga yang mau berkunjung ke Samarinda,” jelasnya.
Dengan pembagian bendera merah putih, Gerindra berharap masyarakat Kaltim semakin kompak, bersatu, dan optimistis menyongsong masa depan Indonesia di usia kemerdekaan yang ke-80.
“Harapannya warga bisa mengibarkannya di rumah maupun kendaraan masing-masing. Sebaiknya memang hanya bendera merah putih yang dikibarkan untuk mengisi kemerdekaan,” tutup Seno Aji.

