Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Cuaca Ekstrem, Sekprov Sulsel Jufri Rahman Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Cuaca Ekstrem, Sekprov Sulsel Jufri Rahman Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Siti Aisyah24 Desember 2024 Daerah
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Makasar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jufri Rahman, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Sulsel untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah, menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga.

    Dalam pernyataannya pada Minggu, 22 Desember 2024, Jufri Rahman menegaskan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, terutama daerah yang menjadi langganan banjir dan tanah longsor, sebaiknya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda.

    “Bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang sudah menjadi langganan banjir dan rawan longsor sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu,” ujar Jufri Rahman.

    Tujuh Daerah Rawan Bencana

    Menurut Jufri Rahman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel telah memetakan tujuh daerah rawan bencana di provinsi tersebut. Daerah-daerah yang menjadi prioritas perhatian adalah Kota Makassar, Maros, Gowa, Barru, Parepare, Jeneponto, dan Kabupaten Soppeng. Kondisi geografis dan intensitas hujan tinggi di wilayah ini menjadikannya rentan terhadap bencana alam.

    “Tujuh daerah rawan bencana ini harus jadi perhatian. Kepala daerahnya diharapkan siaga, jangan meninggalkan daerahnya. Tetap berada di lokasi untuk memantau langsung perkembangan situasi dan memastikan langkah antisipasi berjalan dengan baik,” tegas Jufri Rahman.

    Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, sebelumnya juga telah mengambil langkah antisipasi dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah di Sulsel. Surat tersebut berisi arahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, termasuk upaya mitigasi bencana. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), diminta untuk tetap siaga menghadapi segala kemungkinan.

    “Sudah ada surat edaran yang dikirimkan ke semua kepala daerah sebagai langkah antisipasi dan mitigasi dalam menghadapi cuaca ekstrem ini,” imbuh Jufri Rahman.

    Peringatan bagi Nelayan

    Selain mengimbau masyarakat di wilayah daratan, Jufri Rahman juga memberikan peringatan khusus kepada para nelayan di Sulsel untuk berhati-hati ketika melaut. Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi dapat membahayakan aktivitas nelayan.

    “Nelayan juga hati-hati ketika melaut, jangan memaksakan ketika gelombang laut tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pesannya.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Sulawesi Selatan. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. BMKG juga memperingatkan adanya potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang, terutama di daerah dataran rendah dan bantaran sungai.

    Langkah-Langkah Penanganan

    Sebagai bentuk respons terhadap situasi ini, Jufri Rahman menginstruksikan agar posko-posko bencana segera diaktifkan di daerah rawan. Posko ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi penanganan bencana dan tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak. Ia juga meminta BPBD dan Dinas Sosial untuk memastikan ketersediaan logistik, seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya.

    “Kami berharap semua OPD terkait dapat bekerja sama dengan baik. Pastikan semua kebutuhan warga yang terdampak terpenuhi. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat dari dampak cuaca ekstrem,” ujar Jufri Rahman.

    Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum diinstruksikan untuk memeriksa dan memperbaiki infrastruktur yang berisiko terdampak, seperti saluran drainase, tanggul, dan jalan yang terancam longsor. Kerja sama lintas sektor juga ditekankan agar semua pihak dapat memberikan kontribusi maksimal dalam upaya penanganan bencana.

    Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat

    Jufri Rahman juga menggarisbawahi pentingnya peran aktif masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem ini. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru dari BMKG dan pihak berwenang lainnya. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.

    “Kesadaran masyarakat sangat penting. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi. Jangan panik, tapi tetap waspada,” kata Jufri Rahman.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk saling membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan dalam proses evakuasi. “Solidaritas antarwarga sangat diperlukan. Jika ada tetangga atau kerabat yang membutuhkan bantuan, mari kita bantu bersama-sama,” tambahnya.

    Dampak Cuaca Ekstrem di Sulsel

    Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah daerah di Sulawesi Selatan telah melaporkan dampak serius akibat cuaca ekstrem. Di Kabupaten Gowa, banjir merendam puluhan rumah warga, sementara di Maros dilaporkan terjadi tanah longsor yang menghambat akses jalan utama. Kota Makassar juga mengalami genangan air di beberapa titik, mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat.

    Pemerintah daerah terus berupaya untuk menangani dampak bencana ini secepat mungkin. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta membersihkan material longsor yang menutup jalan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePJS Labuhanbatu, Inspirasi Kepedulian untuk Komunitas Jurnalis
    Next Article Kunjungan Ketua Umum PJS ke Jambi: Wujudkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

    Related Posts

    Daerah

    Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

    26 Maret 2026
    Daerah

    GEMAH Kutim Bagikan Takjil di Simpang Padat Sangatta Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

    19 Maret 2026
    Daerah

    Kades Singa Gembara Apresiasi CSR PT KPC Bangun Jalan Desa

    13 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.