Sangatta — KPU Kutai Timur resmi mengumumkan pasangan calon nomor urut 2, Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi (ARMY), sebagai pemenang Pilkada 2024. Pasangan ini mengantongi 105.040 suara sah, unggul dengan selisih 11.798 suara dari pasangan nomor urut 1, Kasmidi Bulang dan Lulu Kinsu (KB-Kinsu), yang memperoleh 93.242 suara sah. Dengan demikian, total suara sah mencapai 198.282, sementara 4.450 suara dinyatakan tidak sah, menjadikan keseluruhan suara sebanyak 202.732 suara.
Ketua KPU Siti Akhlis Muafin menegaskan bahwa proses penghitungan suara dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan. “Partisipasi masyarakat mencapai 69%, meningkat dibandingkan 63% pada Pilkada 2020. Ini menjadi bukti antusiasme pemilih dan keberhasilan penyelenggaraan demokrasi di Kutai Timur,” ujarnya di Lokasi, Jumat (6/12/2024).
Pesan Perdamaian dari Tim ARMY
Usai pengumuman, Ketua Tim Pemenangan Kabupaten ARMY, Dr. Agusriansyah Ridwan, menyampaikan harapan besar untuk persatuan dan kolaborasi demi kemajuan Kutai Timur. “Setelah ini, tidak ada lagi nomor 1 atau nomor 2. Kita kembali merajut harapan bersama untuk mewujudkan masyarakat Kutai Timur yang hebat. Mari kita jaga kondusivitas daerah ini dan bergandengan tangan membangun masa depan,” katanya penuh semangat.
Agusriansyah juga memberikan apresiasi tinggi kepada KPU Kutai Timur dan seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Pilkada dengan baik. Ucapan terima kasih tak lupa disampaikan kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pemilu ini. “Antusiasme masyarakat menunjukkan semangat demokrasi yang luar biasa di Kutai Timur,” tambahnya.
Antusiasme Masyarakat dan Merajut Persatuan ke Depan
Partisipasi pemilih yang meningkat menjadi catatan penting dalam Pilkada Kutim 2024. Dengan angka partisipasi mencapai 69%, masyarakat menunjukkan komitmen kuat terhadap proses demokrasi. Namun, tantangan untuk mewujudkan harapan bersama masih menanti.
“Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, Kutai Timur akan menjadi lebih baik. Ini bukan hanya tentang kemenangan satu pihak, tetapi tentang bagaimana kita merangkul semua elemen masyarakat untuk bersatu demi kemajuan daerah,” tutup Agusriansyah.

