Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Ratusan Manekin Protes Skandal Pelecehan di Gereja Katedral

    Ratusan Manekin Protes Skandal Pelecehan di Gereja Katedral

    Skandal pelecehan ini telah menyebabkan banyak jemaat kehilangan kepercayaan dan meninggalkan gereja
    Siti Aisyah5 Agustus 2023 Global
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Skandal Pelecehan
    Ilustrasi. Ratusan Manekin Protes Skandal Pelecehan di Gereja Katedral (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Di depan Gereja Katedral Cologne, terhampar pemandangan mengharukan dari sejumlah patung yang menggambarkan anak-anak. Karya seni ini merupakan bentuk protes atas skandal pelecehan yang membelit Gereja Katolik di Cologne, Jerman pada (05/08/2023).

    Seniman Jerman, Dennis Josef Meseg, menciptakan instalasi seni yang ia beri nama ‘Shattered Souls… in a Sea of Silence’. Tujuannya adalah membuat publik sadar akan penderitaan dan kesunyian para anak yang menjadi korban pelecehan dan mencari keadilan bagi mereka.

    Protes Seniman: Patung Korban Pelecehan

    Dalam instalasi ini, 333 manekin kecil diposisikan berbaris menghadap ke arah depan gereja, mewakili massa korban pelecehan yang menuntut keadilan. Patung-patung itu dibungkus dengan pita barikade ungu dan putih, menandakan keputusasaan dan hambatan yang dihadapi para korban dalam mencari kebenaran. Aksi protes ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 6 Agustus, bersamaan dengan Hari Pemuda Sedunia.

    Skandal pelecehan seksual telah mengguncang Gereja Katolik Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, lebih dari setengah juta jemaat meninggalkan gereja, sebuah rekor yang melebihi tahun sebelumnya. Tuduhan panjang tentang pendeta predator yang telah melakukan pelecehan terhadap anak-anak dan remaja di jemaat mereka menjadi sorotan.

    Skandal Pelecehan : Hilangnya Kepercayaan

    Melalui instalasi seni ini, Dennis Josef Meseg ingin menyuarakan suara anak-anak yang telah mengalami penderitaan tersebut. Laporan gereja pada 2018 mengungkapkan bahwa setidaknya 3.677 orang menjadi korban pelecehan oleh para pastur di Jerman dalam periode 1946-2014. Bahkan lebih dari setengah dari korban berusia 13 tahun atau bahkan lebih muda.

    Skandal pelecehan ini telah menyebabkan banyak jemaat kehilangan kepercayaan dan meninggalkan gereja. Semangat protes dan tuntutan keadilan untuk para korban semakin menguat. Aksi seniman ini memberikan panggung untuk mengingatkan dunia akan tragedi yang terjadi dan pentingnya mencari kebenaran dan keadilan bagi mereka yang menderita.

    Dennis Josef Meseg Gereja Katedral Cologne Skandal Pelecehan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleArab Saudi Kumpulkan 40 Negara, Rusia Tidak Termasuk?
    Next Article Pramuka Tak Lekang Usia 93 Peserta KMD Lulus Memuaskan

    Related Posts

    Global

    PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

    20 Desember 2024
    Global

    Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

    17 Januari 2024
    Global

    FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

    15 Januari 2024
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20263

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20262

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20263

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20262

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.