Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Ekspansi Sektor Industri di Tengah Harga Gas Murah

    Ekspansi Sektor Industri di Tengah Harga Gas Murah

    Arifin berencana untuk mengambil Malaysia, Thailand, dan Vietnam sebagai referensi dalam menentukan harga jual gas bumi di sisi hulu
    Adi Rizki Ramadhan4 Agustus 2023 Ekonomi
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Industri
    ilustrasi. Ekspansi Sektor Industri di Tengah Harga Gas Murah (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan harga gas industri maksimal sebesar US$ 6 per Million British Thermal Units (MMBTU) untuk tujuh sektor industri. Meskipun demikian, terdapat masalah dalam serapan gas oleh perusahaan penerima harga gas bawah maksimal ini, yang belum mencapai tingkat optimal pada (04/08/2023).

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengakui bahwa saat ini ada permintaan untuk perluasan sektor industri yang menjadi penerima insentif Harga Gas Bawah Maksimal (HGBT).

    Serapan Gas Industri Belum Optimal

    Meskipun demikian, dari alokasi gas eksisting yang telah diberikan kepada 7 sektor industri penerima HGBT ini, tingkat serapan gas baru mencapai kurang dari 85%.

    “Nah masih ada permintaan industri lain untuk bisa mendapatkan itu, tapi yang menjadi catatan kita dari alokasi untuk 7 industri ini yang memanfaatkannya masih di bawah 85%, belum optimal. Jadi dari seluruh volume yang dialokasikan ini yang akan kita optimalkan dulu,” ungkap Arifin di Gedung Kementerian ESDM.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Arifin menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap rantai bisnis gas bumi guna mengurangi biaya produksi. Salah satu upayanya adalah dengan membangun pipa-pipa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Investasi Pipa untuk Menekan Biaya

    Menurut Arifin, untuk mengurangi biaya di sisi pengangkutan, pemerintah berencana akan melakukan investasi dalam pembangunan pipa. Dengan demikian, biaya pembangunan yang biasanya ditanggung oleh ongkos angkut gas dapat ditekan.

    “Kita juga potong ongkos transportasinya, maka pemerintah yang akan bangun investasi pipeline. Ini kan juga capex yang bisa ditekan. Otomatis harus turun karena investasinya sudah balik,” ujarnya.

    Referensi Harga Gas dari Negara Lain

    Selain itu, Arifin berencana untuk mengambil Malaysia, Thailand, dan Vietnam sebagai referensi dalam menentukan harga jual gas bumi di sisi hulu. Hal ini disebabkan karena harga jual gas bumi di negara-negara tersebut sudah terbukti cukup kompetitif.

    “Kita benchmark dengan misalnya harga gas di Malaysia variannya angka-nya US$ 3 sampai US$ 6-7 per MMBTU. Di Malaysia kan memang tidak seluas kita kemudian sumber gasnya banyak di Serawak dekat Kalimantan Utara. Kita juga kaji Thailand, Vietnam kita akan kaji,” tambahnya.

    Arifin Tasrif ESDM MMBTU
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleArifin Tasrif Ditunjuk Sebagai Juru Runding Divestasi Vale
    Next Article Tari Bedoyo Putri Mojosakti Raih Rekor MURI di Majafest 2023

    Related Posts

    Ekonomi

    Kaltim Dukung Ekraf, Pemuda Didorong Kembangkan Potensi Daerah

    3 Juli 2025
    Ekonomi

    STQ Akan Ditata Ulang, Bangunan Permanen Dilarang

    11 April 2025
    Ekonomi

    ASKOPI Resmi Dideklarasikan, Babel Jadi Contoh Nasional

    23 Maret 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.