Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Respon Pernyataan Kadinkes dan Sudarno, Andi Harun Minta Lebih Cermati Aturan Hingga Ajak Forum Diskusi Terbuka

    13 April 2026

    Lepas dari FOMO, Hidup Lebih Tenang dan Fokus

    13 April 2026

    Phubbing: Saat Ponsel Mengalahkan Kehangatan Sosial

    12 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Senin, 13 April 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda ยป Krisis Rusia: Negara di Ambang Kekacauan

    Krisis Rusia: Negara di Ambang Kekacauan

    Survei Bank Sentral Rusia pada bulan April, pada kuartal pertama tahun 2023 mencatat bahwa kekurangan pekerja di Rusia mencapai tingkat tertinggi
    Siti Aisyah3 Agustus 2023 Global
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Rusia
    Presiden Rusia Vladimir Putin (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kekurangan pekerja industri di Rusia mencapai titik tertinggi baru, demikian hasil dari survei yang dilakukan oleh Institut Kebijakan Ekonomi Yegor Gaidar. Pada bulan Juli, survei tersebut menemukan bahwa 42% perusahaan industri di Rusia menghadapi kekurangan pekerja, melampaui rekor sebelumnya pada bulan April yang sebesar 35%. Survei ini melibatkan sekitar 1.000 perusahaan. (03/08/2023).

    Situs berita RBC, yang mengutip hasil survei tersebut, mencatat bahwa sejak September 2022, pangsa perusahaan yang berencana mempekerjakan karyawan telah meningkat.

    Kekurangan Pekerja di Rusia

    Peningkatan ini terjadi ketika Presiden Vladimir Putin meluncurkan kampanye mobilisasi untuk menutupi defisit pasukan di Ukraina.

    “Dalam konteks rekor kekurangan karyawan, rencana perekrutan menunjukkan keinginan perusahaan yang makin besar untuk mengatasi kekurangan personel,” demikian kata RBC, mengutip laporan dari Institut Gaidar.

    Namun, RBC menambahkan bahwa rencana-rencana perekrutan tersebut hampir pasti tidak mencerminkan tingkat sebenarnya dari kebutuhan perusahaan, karena mereka terbatas oleh peluang terbatas di pasar tenaga kerja.

    Hasil Survei Perusahaan

    Hasil survei menunjukkan bahwa hanya 2% dari perusahaan yang disurvei mengatakan mereka memiliki kelebihan staf. Rasio kekurangan-kelebihan pekerja mencapai margin terbesar dalam 28 tahun terakhir, menandakan bahwa kekurangan pekerja saat ini menjadi masalah yang serius di Rusia.

    Survei Bank Sentral Rusia pada bulan April, pada kuartal pertama tahun 2023, juga mencatat bahwa kekurangan pekerja di Rusia mencapai tingkat tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1998.Bidang-bidang seperti manufaktur, industri, pertambangan, dan transportasi, merupakan yang paling akut mengalami kekurangan personel menurut hasil survei Bank Sentral.

    Tantangan Kekurangan Pekerja di Rusia

    Kekurangan pekerja ini menjadi tantangan serius bagi industri di Rusia, dan meningkatnya permintaan akan pekerja di sektor-sektor ini menunjukkan perbaikan ekonomi yang berarti di negara tersebut. Namun, perusahaan-perusahaan dihadapkan dengan keterbatasan pasar tenaga kerja yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk merekrut dan mempertahankan karyawan yang berkualitas.

    Perlu adanya upaya dari pemerintah dan perusahaan untuk mencari solusi guna mengatasi kekurangan pekerja ini agar pertumbuhan ekonomi dapat berlanjut secara berkelanjutan.

    Krisis Pekerja Rusia Vladimir Putin
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTransformasi Digital & Perubahan Toko Buku
    Next Article Nelayan Indonesia: Melaut di Antara Keterbatasan Sosial dan Ekonomi

    Related Posts

    Global

    PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

    20 Desember 2024
    Global

    Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

    17 Januari 2024
    Global

    FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

    15 Januari 2024
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202627

    Stasiun Rajapolah Kembali Layani Penumpang

    17 Maret 20266

    Respon Pernyataan Kadinkes dan Sudarno, Andi Harun Minta Lebih Cermati Aturan Hingga Ajak Forum Diskusi Terbuka

    13 April 20265
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Inflasi Tasikmalaya Maret 2026 Tembus 0,44 Persen

    1 April 202627

    Stasiun Rajapolah Kembali Layani Penumpang

    17 Maret 20266

    Respon Pernyataan Kadinkes dan Sudarno, Andi Harun Minta Lebih Cermati Aturan Hingga Ajak Forum Diskusi Terbuka

    13 April 20265
    Our Picks

    Respon Pernyataan Kadinkes dan Sudarno, Andi Harun Minta Lebih Cermati Aturan Hingga Ajak Forum Diskusi Terbuka

    13 April 2026

    Lepas dari FOMO, Hidup Lebih Tenang dan Fokus

    13 April 2026

    Phubbing: Saat Ponsel Mengalahkan Kehangatan Sosial

    12 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.