Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Santri 2026, Menag Tekankan Tiga Agenda Utama

    22 Oktober 2026

    Dies Natalis Ke-2 PKD Unsil Diisi Edukasi Kesehatan Mental

    21 Oktober 2026

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Jumat, 23 Oktober 2026 Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » Dies Natalis Ke-2 PKD Unsil Diisi Edukasi Kesehatan Mental

    Dies Natalis Ke-2 PKD Unsil Diisi Edukasi Kesehatan Mental

    Assyifa Putri21 Oktober 2026 Pendidikan
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Foto bersama Peserta dan panitia Workshop Kesehatan Mental dalam rangka Dies Natalis ke-2 Prodi Perbankan dan Keuangan Digital Unsil, Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026).
    Foto bersama Peserta dan panitia Workshop Kesehatan Mental dalam rangka Dies Natalis ke-2 Prodi Perbankan dan Keuangan Digital Unsil, Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    TASIKMALAYA – Peringatan dua tahun Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital (PKD), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Siliwangi (Unsil), diisi dengan workshop kesehatan mental mahasiswa. Kegiatan tersebut mengangkat pentingnya menjaga kesehatan psikologis, membangun hubungan sosial yang sehat, serta mencegah perundungan di ruang digital yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.

    Workshop bertajuk Healthy Mind, Healthy Relationships: Menguatkan Social Awareness dan Keterampilan Interpersonal untuk Generasi Muda yang Tangguh dan Berdaya tersebut digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Rabu (21/10/2026). Kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Lina Marlina, M.M. dari Politeknik Triguna dan Dr. Rahayu Sri Purnami, S.Si., M.M. dari Universitas Telkom.

    Peringatan dua tahun program studi yang berdiri sejak 2024 tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri mahasiswa. Pembahasan kesehatan mental dan keterampilan interpersonal menjadi bagian dari pembekalan menghadapi tantangan kehidupan akademik, hubungan sosial, dan perkembangan teknologi digital.

    Rangkaian kegiatan juga memuat agenda penandatanganan dokumen Implementation Arrangement (IA) bersama SMK Terpadu Al-Ikhwan. Agenda kerja sama kelembagaan tersebut menjadi bagian dari peringatan dua tahun program studi, selain workshop yang berfokus pada penguatan kemampuan sosial dan kesehatan mental mahasiswa.

    Dalam salah satu sesi, Dr. Rahayu Sri Purnami membawakan materi mengenai social awareness dan interpersonal skill. Pembahasannya mencakup kesadaran sosial, komunikasi asertif, serta kemampuan membangun hubungan interpersonal yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, Dr. Lina Marlina memberikan pembekalan mengenai pengelolaan kesehatan mental dan pencegahan cyberbullying. Materi tersebut menyoroti pentingnya memahami kondisi psikologis, menghadapi perundungan digital, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menerapkan kesadaran tersebut melalui tindakan nyata.

    “Memahami kesehatan mental, mencegah dan merespons cyberbullying, membangun relasi yang sehat, serta dari kesadaran menjadi aksi,” demikian empat poin kesimpulan yang disampaikan Dr. Lina Marlina, M.M., dalam Workshop Kesehatan Mental Mahasiswa pada Dies Natalis ke-2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital Universitas Siliwangi, di Auditorium FEB Unsil, Tasikmalaya (21/10/26).

    Empat pokok pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memahami hubungan antara kesehatan mental dan kehidupan sosial mahasiswa. Kondisi psikologis yang sehat diperlukan untuk mendukung aktivitas akademik, menghadapi tekanan, serta membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.

    Kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan ada atau tidaknya gangguan psikologis, tetapi juga mencakup kesejahteraan emosional dan sosial. Kondisi tersebut memengaruhi cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, menghadapi persoalan, serta berinteraksi dengan orang lain.

    Bagi mahasiswa, pemahaman mengenai kesehatan mental memiliki peran penting karena kehidupan perkuliahan sering kali dihadapkan pada berbagai tuntutan. Tekanan akademik, persoalan pertemanan, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain melalui media sosial dapat memengaruhi kondisi emosional apabila tidak dikelola dengan baik.

    Selain membahas pengelolaan kesehatan mental, Lina juga mengangkat persoalan cyberbullying atau perundungan siber yang berkaitan erat dengan aktivitas generasi muda di ruang digital. Penggunaan media sosial dan aplikasi komunikasi yang semakin luas membuka peluang interaksi, tetapi juga dapat menghadirkan risiko tindakan perundungan.

    Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui teknologi digital, seperti penghinaan, ancaman, penyebaran informasi yang mempermalukan seseorang, atau tindakan menyerang individu melalui media sosial dan aplikasi percakapan.

    Berbeda dengan perundungan secara langsung, tindakan tersebut dapat terjadi tanpa mempertemukan pelaku dan korban. Konten yang tersebar di ruang digital juga berpotensi menjangkau banyak orang serta sulit dikendalikan setelah dibagikan.

    Perundungan digital dapat berdampak pada kondisi psikologis korban, termasuk menimbulkan rasa tidak aman, kecemasan, dan menurunnya kepercayaan diri. Dampak tersebut dapat memengaruhi kenyamanan seseorang dalam berinteraksi, membangun hubungan sosial, maupun menjalankan aktivitas pendidikan.

    Pembahasan mengenai pencegahan dan respons terhadap cyberbullying menjadi salah satu perhatian dalam materi workshop. Mahasiswa perlu memahami bahwa aktivitas komunikasi melalui media digital tetap memiliki konsekuensi terhadap orang lain, baik melalui komentar, unggahan, maupun percakapan pribadi.

    Dalam menghadapi perundungan digital, sejumlah langkah yang dapat dilakukan antara lain tidak membalas serangan dengan tindakan serupa, menyimpan bukti, memanfaatkan fitur pelaporan pada platform digital, serta mencari dukungan dari pihak yang dipercaya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya melindungi diri sekaligus mencegah perundungan berlanjut.

    Materi Lina juga menempatkan kemampuan membangun relasi yang sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental. Hubungan sosial yang baik membutuhkan komunikasi terbuka, sikap saling menghargai, empati, serta kemampuan memahami batasan pribadi orang lain.

    Dalam kehidupan kampus, relasi yang sehat diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung. Hubungan pertemanan yang dilandasi rasa saling percaya dapat membantu mahasiswa menghadapi tekanan sekaligus mengurangi potensi konflik dalam interaksi sehari-hari.

    Kemampuan membangun hubungan interpersonal juga berkaitan dengan cara seseorang menggunakan media sosial. Komunikasi digital membutuhkan kesadaran untuk mempertimbangkan dampak perkataan dan tindakan, terutama ketika menyampaikan kritik, bercanda, atau menghadapi perbedaan pendapat.

    Pokok pembahasan terakhir yang disampaikan Lina adalah perubahan dari kesadaran menjadi aksi. Bagian ini menekankan pentingnya menerapkan pemahaman mengenai kesehatan mental, pencegahan perundungan digital, dan hubungan sosial yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

    Kesadaran tersebut dapat diwujudkan melalui kebiasaan memperhatikan kondisi diri, menjaga komunikasi yang baik, serta memberikan dukungan kepada orang lain ketika menghadapi kesulitan. Dalam penggunaan teknologi, tindakan nyata juga dapat dilakukan dengan menghindari perilaku yang merugikan orang lain dan merespons perundungan secara tepat.

    Pesan mengenai perubahan dari kesadaran menjadi aksi menjadi bagian penutup materi yang disampaikan Lina. Melalui empat pokok pembahasan tersebut, mahasiswa mendapat pemahaman bahwa menjaga kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan diri sendiri, tetapi juga mencakup cara memperlakukan orang lain, membangun hubungan sosial, dan menggunakan media digital secara bertanggung jawab.

    Workshop kesehatan mental dalam peringatan Dies Natalis ke-2 Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital Unsil juga menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa di luar kompetensi akademik. Selain mempelajari bidang perbankan, keuangan, dan teknologi digital, mahasiswa membutuhkan keterampilan interpersonal serta kemampuan mengelola kondisi psikologis.

    Kebutuhan tersebut relevan dengan perkembangan dunia kerja, termasuk sektor keuangan digital yang menuntut kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan berbagai pihak. Penguasaan teknologi perlu didukung oleh keterampilan sosial agar mahasiswa mampu menghadapi lingkungan profesional yang dinamis.

    Melalui kegiatan ini, peringatan dua tahun Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital Universitas Siliwangi tidak hanya menjadi momentum perjalanan akademik, tetapi juga ruang pembelajaran mengenai pentingnya keseimbangan antara kemampuan intelektual, kesehatan mental, dan hubungan sosial.

    Pembekalan mengenai pengelolaan kesehatan mental dan pencegahan cyberbullying diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan mahasiswa sehari-hari. Pengetahuan yang diperoleh selama workshop dapat menjadi bekal untuk membangun lingkungan kampus yang lebih peduli, saling menghargai, dan mendukung kesehatan mental mahasiswa.

    Cyberbullying Dies Natalis Kesehatan Mental Mahasiswa Perbankan dan Keuangan Digital Universitas Siliwangi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan
    Next Article Hari Santri 2026, Menag Tekankan Tiga Agenda Utama

    Related Posts

    Pendidikan

    Hari Santri 2026, Menag Tekankan Tiga Agenda Utama

    22 Oktober 2026
    Pendidikan

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026
    Pendidikan

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Gempur Rokok Ilegal
    Top Story

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026102

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202683
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    KPU Kaltim Resmi Tetapkan Rudy Mas’ud-Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

    6 Februari 20251,333

    Makrab Politeknik Triguna Eratkan Mahasiswa Baru 2026

    11 Oktober 2026102

    Tak Ada Berita Seharga Nyawa, Tapi Fakta Harus Tiba

    24 Juni 202683
    Our Picks

    Hari Santri 2026, Menag Tekankan Tiga Agenda Utama

    22 Oktober 2026

    Dies Natalis Ke-2 PKD Unsil Diisi Edukasi Kesehatan Mental

    21 Oktober 2026

    DKR Cineam Bekali Pramuka Muda Jiwa Kepemimpinan

    17 Oktober 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.