Sidoarjo – Monumen pesawat Nomad yang dihibahkan oleh TNI Angkatan Laut melalui Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) kini menjadi daya tarik baru di Taman Kota Tuban. Pemasangan pesawat ini diselesaikan pada Sabtu (28/9/2024), dan langsung menjadi ikon rekreasi murah bagi masyarakat Kabupaten Tuban.
Pesawat Nomad tersebut merupakan hibah dari Puspenerbal kepada Pemerintah Daerah Tuban. Keberadaannya di Taman Kota Tuban diharapkan menjadi tempat rekreasi alternatif bagi warga, terutama bagi mereka yang mencari destinasi murah dan edukatif.
“Pemasangan Monumen Pesawat Nomad di Taman Kota Tuban telah selesai. Masyarakat Tuban akhirnya dapat melihat pesawat ini sebagai bagian dari sejarah Penerbangan TNI Angkatan Laut,” ungkap Kolonel Laut (T) Johny Setyawan Sofiandi, Kepala Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pesawat Udara (Kafasharkan Pesud) Puspenerbal di Mako Fasharkan Pesud Puspenerbal, Juanda, Sabtu (28/9/2024).

Pemasangan pesawat ini melibatkan Kepala Bagian Rangka Akp Mesin (Kadep RAM) Mayor Laut (T) Trisnanto Setiyadi dan para prajurit dari Departemen RAM selama dua hari berturut-turut.
Mereka berhasil merampungkan pemasangan monumen pesawat Nomad dan mempercantik wajah Taman Kota Tuban.Monumen ini tak hanya menjadi hiasan yang menarik, tetapi juga menawarkan nilai edukatif bagi masyarakat.
Melalui monumen pesawat Nomad, warga Tuban dapat mengenal lebih jauh sejarah TNI Angkatan Laut dan peran pesawat ini dalam operasi militer maupun kemanusiaan di masa lalu. Keberadaan pesawat ini pun diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan warga, terutama generasi muda, untuk mengenal lebih dalam dunia dirgantara dan TNI Angkatan Laut.
“Harapan kami, monumen pesawat Nomad ini dapat terpelihara dengan baik sehingga bisa menjadi tempat rekreasi yang murah, nyaman, menyenangkan, sekaligus sarana untuk belajar sejarah,” lanjut Kolonel Johny.
Pemasangan monumen ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan langsung proses instalasi pesawat di taman. Kini, pesawat Nomad berdiri gagah, menghiasi Taman Kota Tuban sebagai simbol sejarah sekaligus tempat bersantai bagi warga.
Keberadaan monumen pesawat ini seolah mengingatkan masyarakat bahwa kota mereka tidak hanya kaya akan wisata alam dan budaya, tetapi juga sejarah yang dapat terus diwariskan dan dikenang. Sebagai tempat rekreasi murah, monumen ini diharapkan menjadi ruang publik yang dapat menginspirasi anak-anak dan keluarga untuk lebih mencintai sejarah dan militer Indonesia.
Dengan hadirnya pesawat Nomad di Taman Kota Tuban, pemerintah berharap dapat memberikan fasilitas rekreasi yang ramah keluarga, menambah keindahan kota, dan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Tuban yang ingin menikmati suasana kota dengan nuansa sejarah.

