Close Menu
Ewarta.idEwarta.id

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Ewarta.idEwarta.id
    • Beranda
    • Berita
      • Daerah
      • Nasional
      • Global
      • Figur
      • Info Haji
      • Obituari
    • Utama
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Tokoh
    • Politik
    • Ekonomi
    • Indonesia
    Subscribe
    Ewarta.idEwarta.id
    Beranda » 50 Pendamping Keluarga Dibekali Cegah Stunting di Kutim

    50 Pendamping Keluarga Dibekali Cegah Stunting di Kutim

    Adi Rizki Ramadhan28 Januari 2026 Kesehatan
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sangatta – Akurasi data bukan sekadar formalitas, tapi fondasi perubahan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama PT Kaltim Prima Coal (KPC) menyadari betul hal itu, terutama dalam upaya menekan angka keluarga berisiko stunting. Melalui pelatihan verifikasi dan validasi (verval) data, sebanyak 50 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari Kecamatan Sangatta Utara dibekali kemampuan teknis sekaligus pendekatan sosial.

    Kegiatan digelar di Wisma Prima J-18 Swarga Bara milik KPC pada Rabu (28/1/2026). Sejumlah instansi turut terlibat, seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Dinas Kesehatan, Bappeda, dan para petugas lapangan KB.

    Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menekankan bahwa verval data bukan sekadar urusan mencocokkan angka, tetapi menyangkut nyawa dan masa depan anak-anak.

    “TPK perlu memahami betul siapa yang mereka data. Ini bukan pekerjaan administratif biasa, tapi fondasi intervensi yang menyelamatkan,” ujar Junaidi.

    Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan empatik saat mendata keluarga, agar masyarakat merasa dilibatkan dan tidak curiga terhadap petugas. Legalitas pun tak luput dari perhatian, karena masyarakat kini semakin peka terhadap pengumpulan data pribadi.

    “Dengan membawa surat tugas resmi, TPK dapat membangun kepercayaan dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat yang kini semakin sensitif terhadap permintaan data pribadi,” tambahnya.

    Febriana Kurniasari, Superintendent Community Health and Education (CHE) KPC, menyatakan bahwa data hasil verval akan menjadi acuan utama dalam menyalurkan bantuan berbasis kebutuhan riil keluarga.

    “Kalau ternyata keluarga tidak butuh jamban atau air bersih, tapi perlu pendampingan pengasuhan atau gizi, maka itulah yang harus didorong,” katanya.

    Ia juga menegaskan bahwa KPC tidak ingin bekerja secara terpisah dari program pemerintah. Sinergi antar pemangku kepentingan dianggap sebagai jalan paling efektif dalam menangani stunting secara berkelanjutan.

    Febriana berharap agar pelatihan ini menghasilkan data yang benar-benar dapat dipercaya dan menjadi landasan kuat untuk langkah nyata dalam menciptakan generasi yang lebih sehat di Kutai Timur.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah
    Next Article Ponpes Segoro Agung Mojokerto Cetak Santri Mandiri Lewat Unit Usaha Roti

    Related Posts

    Kesehatan

    Pelatihan TPK Kutim: Data Akurat dan Kesejahteraan Ditingkatkan

    21 Mei 2025
    Kesehatan

    Anis Hanifah Bawa Semangat Baru untuk IBI Kabupaten Nganjuk

    28 April 2025
    Kesehatan

    Polemik Pasien Cuci Darah: RSUD Kudungga Klarifikasi Fakta Sebenarnya

    9 Januari 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Demo
    Top Posts

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews

    Subscribe to Updates

    Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

    Demo
    Most Popular

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 20262

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Maret 20262

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 20261
    Our Picks

    Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

    8 April 2026

    Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

    8 April 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 April 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Ewarta.id
    Facebook Instagram WhatsApp YouTube
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Privasi
    • Disclaimer
    © 2026 Ewarta.id by Dexpert, Inc.
    Dikelola oleh PT Era Warta Idola

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.